Muhaimin Resmikan BLK Internasional

Selasa, 01 April 2014 – 21:22 WIB
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar meresmikan BLK bertaraf internasional di Lombok Timur. Foto: Humas Kemenakertrans

jpnn.com - Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi bekerja sama dengan pemerintah daerah mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) Internasional yang berbasis pariwisata di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengatakan BLK Lombok Timur diproyeksikan menjadi BLK unggulan dan  pusatpelatihan kerja di bidang pariwisata berskala internasional untuk menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kompetensi kerja di bidang pariwisata.

BACA JUGA: Syafril Gantikan Sudjati jadi Sekkab Bulungan

“Di BLK internasional ini, kita siapkan program-program pelatihan berbasis kompetensi di bidang pariwisata untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja industri pariwisata di Indonesia “ kata Menakertrans seusai meresmikan BLK Internasional di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Jumat (28/3).

Hadir dalam kesempatan ini Menteri Percepatan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faisal Zaini, Gubernur Nusa Tenggara Barat(NTB) TGH M Zainul Majdi dan Bupati Lombok Timur H. Ali Bin Dahlan,  Sekjen Kemnakertrans Abdul Wahab Bangkona serta Dirjen Binalattas Khairul Anwar.

BACA JUGA: Naik Mobil Berstiker Partai, Bayi dan Perempuan Tewas Ditembak

Muhaimin mengatakan kesiapan tenaga kerja di sektor pariwisata yang optimal menjadi salah satu aspek penting untuk menghadapi ASEAN Economic Community 2015, dimana setiap negara anggota ASEAN telah sepakat untuk melakukan perdagangan bebas barang dan jasa.

Saat ini tenaga kerja di bidang pariwisata yang dibutuhkan industri pariwisata di dalam dan luar negeri antara lain tenaga kerja bidang perhotelan dan kapal pesiar, juru masak food and beverage, guide wisatawan, sopir, dan ticketing.

BACA JUGA: Mahasiswa Sisipi Sabu di Makalah Jadi Tersangka

Lebih lanjut Muhaimin menambahkan pemerintah terus mendorong BLK-BLK di seluruh indonesia menjadi pusat peningkatan kompetensi kerja masyarakat berbasis kebutuhan lokal dan mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di daerah.

“Pelaksanaan pelatihan keterampilan dan kompetensi kerja yang diadakan di BLK  berorientasi pada pasar kerja lokal, nasional, dan internasional sehingga meningkatkan daya saing, serta mengurangi tingkat pengangguran, “kata Muhaimin

Saat ini di Indonesia telah tersedia sekitar 8.039 lembaga pelatihan kerja, baik pemerintah maupun swasta. Lembaga Pelatihan Kerja yang ada dalam binaan Kementerian/Dinas Tenaga Kerja sejumlah 275 BLK yang terdiri dari 14 BLK Unit Pelayanan Teknis Pusat (UPTP) milik Kemnkertrans dan261  Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) milik pemda provinsi, kabupaten, dan kota yang ada di seluruh Indonesia.

"Program pelatihan keterampilan dan kompetensi kerja ini kami berikan secara gratis. Jadi para pencari kerja  dan pengangguran harus memanfaatkan kesempatan ini secara optimal sebagai bekal mendapatkan pekerjaan yang ideal agar langsung siap bekerja dan cepat terserap oleh pasar kerja dan industri di tanah air," kata Muhaimin. (jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mahkamah Demo di DPRD Sulsel, Hanya Ketemu Seorang Legislator


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler