Muncul Dugaan Hugo Chavez Diracun

Rabu, 13 Maret 2013 – 16:09 WIB
VENEZUELA - Kematian Hugo Chavez tak hanya membuat rakyat Venezuela sedih. Meninggalnya Chavez juga meninggalkan teka teki. Salah satunya ialah adanya dugaan pembunuhan oleh militer Amerika Serikat yang sedang melakukan aksi mata-mata di Venezuela. Kabarnya, Chavez diracun oleh mata-mata tersebut.

Sinyalemen itu diapungkan oleh wakil pesiden Venezuela Nicola Maduro. Mantan sopir bus tersebut bahkan sampai menginstruksikan kepada para ilmuwan untuk meneliti mengenai kemungkinan itu.

“Kami memiliki firasat bahwa Chavez diracuni oleh mata-mata yang memang menginginkan Chavez segera meninggal,” ujar Maduro kepada Telesur seperti dilansir BBC.

Maduro bahkan sampai berani menuding Amerika Serikat ada di balik kematian tokoh komunis tersebut.

“Saya hanya mengatakan sesuatu yang memang benar adanya. Itu yang saya ketahui,” tambah Maduro.

Dia menambahkan, pihaknya memiliki data-data detail yang bisa menjadi penguat mengenai kejanggalan kematian Chavez. Menurut Maduro, ada sebuah permainan di balik kematian Chavez.

“Kami hampir yakin berdasarkan data yang kami punya,” tambah Maduro.

Namun, tudingan Maduro langsung dibantah AS. Juru bicara departemen dalam negeri Pattrick Ventrell mengatakan bahwa tudingan yang dilontarkan Maduro tersebut tidaklah beralasan.

“Tuduhan bahwa Amerika terlibat dalam kematian Chavez adalah hal yang absurd. Kami secara resmi membantahnya,” tegas Ventrell. (jos/mas/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kardinal Angelo Scola Kandidat Kuat Pengganti Benediktus

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler