jpnn.com, JAKARTA - Flek hitam yang muncul di wajah seringkali menimbulkan pertanyaan, terutama bagi mereka yang menggunakan pil kontrasepsi hormonal (Pil KB).
Dokter kecantikan Rizqi Aminia membagikan wawasannya mengenai apakah lebih baik berhenti atau melanjutkan penggunaan pil KB untuk mengatasi masalah flek hitam.
BACA JUGA: Hilangkan Flek Hitam di Wajah dengan Mengonsumsi 6 Makanan dan Minuman Ini
Menurut dr. Rizqi Aminia, pil KB dapat memengaruhi produksi melanin dalam kulit yang dapat menyebabkan munculnya flek hitam.
"Hormon dalam pil KB, terutama estrogen dan progestin, dapat memicu perubahan pigmen pada kulit," ujar dr. Rizqi Aminia, dalam keterangannya, Selasa (9/1).
BACA JUGA: Hilangkan Flek Hitam di Wajah dengan Menggunakan 8 Pengobatan Alami Ini
Rizqi mengatakan bahwa munculnya flek hitam bisa menjadi efek samping dari penggunaan pil KB.
Oleh karena itu, dia agar mempertimbangkan kembali dalam penggunaan pil KB agar masalah flek hitam bisa diatasi.
BACA JUGA: Atasi Jerawat dan Flek Hitam dengan Prosedur Chemical PeelingÂ
"Setiap orang memiliki respons yang berbeda terhadap pil KB. Beberapa orang mungkin mengalami peningkatan flek hitam, sementara yang lain tidak," tuturnya.
Dia menyarankan agar para wanita yang memiliki masalah tersebut untuk berkonsultasi dengan dokter guna memahami dampak secara pribadi.
"Dokter dapat mengevaluasi kondisi kulit dan memberikan saran yang sesuai dengan kondisi kesehatan dan tujuan kontrasepsi pasien," kata dia.
Keputusan untuk berhenti atau melanjutkan penggunaan pil KB harus didasarkan pada evaluasi medis yang cermat.
"Semoga informasi ini dapat membantu para wanita untuk membuat keputusan tepat terkait pil KB dan dampaknya terhadap kondisi kulit wajah," ungkapnya. (jlo/jpnn)
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh