Mundur dari Band, Ifan Seventeen: Ada Pihak yang Merasa Dirugikan

Kamis, 19 November 2020 – 09:45 WIB
Ifan Seventeen dan mendiang personel Seventeen lainnya. Foto: Instagram/ifanseventeen

jpnn.com, JAKARTA - Vokalis Riefian Fajarsyah alias Ifan Seventeen mengatakan bahwa ada pihak yang tidak senang dirinya memakai nama Seventeen setelah grup musik itu tertimpa bencana tsunami 2 tahun lalu.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan dirinya kini memutuskan untuk mundur sebagai vokalis Seventeen.

BACA JUGA: Mengejutkan, Ifan Mundur dari Seventeen, Ini Alasannya...

"Alhamdulillah setelah melewati beberapa salat istikarah dan juga dikarenakan ada pihak yang merasa dirugikan dengan dipakainya nama Seventeen, aku dengan ini menyatakan untuk melepas nama Seventeen sebagai sebuah band," ungkap Ifan melalui akun miliknya yang telah terverifikasi di Instagram, Rabu (18/11).

Pelantun Selalu Mengalah itu mempersilakan pihak yang tidak disebutkan namanya tersebut untuk menggunakan nama Seventeen ke depannya.

BACA JUGA: Nikita Mirzani: Laki-laki Sejati itu Anggun kepada Wanita

Akan tetapi, Ifan Seventeen mengingatkan agar pihak itu tidak menjadikan musibah tsunami yang menimpa personel Seventeen sebagai drama untuk memperoleh keuntungan.

"Untuk yang merasa dirugikan, monggo silakan dipakai nama Seventeen. Tapi tolong jangan pernah lagi mengambil keuntungan dari musibah yang kami alami, aku maupun saudara-saudaraku yang lain telah sepakat untuk tidak pernah mengatasnamakan drama di atas karya, jadi tolong hargai itu," imbuh Ifan Seventeen.

BACA JUGA: 3 Perkembangan Terbaru Kasus Video Syur Cewek Mirip Gisel

Seperti diketahui, personel band Seventeen turut menjadi korban tsunami Tanjung Lesung, Banten pada Desember 2018 lalu.

Kejadian tersebut membuat para personel Seventeen yakni Bani, Herman, dan Andi meninggal dunia.

Sejak saat itu, Ifan Seventeen menjadi satu-satunya personel Seventeen yang tersisa. (ded/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Dedi Yondra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler