Nadiem Bicara Afirmasi Guru Honorer Peserta Tes PPPK 2021, Disambut Gemuruh Tepuk Tangan

Kamis, 23 September 2021 – 16:55 WIB
Mendikbudristek Nadiem Makarim setuju ada penambahan afirmasi guru honorer peserta tes PPPK 2021. Ilustrasi Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Mendikbudristek Nadiem Makarim setuju dengan desakan mengenai perlunya penambahan afirmasi bagi guru honorer peserta tes PPPK 2021.

Desakan muncul dari kalangan guru honorer dan para wakil rakyat di Komisi X DPR.

BACA JUGA: Pengumuman Kelulusan PPPK Guru 2021 Tahap I Ditunda, Mas Nadiem: Saya Janji

Penambahan afirmasi akan dilihat dari masa kerja, usia serta kondisi daerah misalnya 3T, daerah konflik, serta daerah pascabencana.

"Prinsipnya saya sepakat dengan Komisi X untuk memberikan tambahan afirmasi bagi guru honorer yang sudah mengabdi lama," kata Nadiem Makarim dalam rapat kerja Komisi X DPR RI, Kamis (23/9).

BACA JUGA: Komisi X DPR Desak Pengumuman Kelulusan PPPK Guru Tahap I Ditunda, Tambahkan Afirmasi Dulu

Dia juga meminta dukungan Komisi X DPR untuk mengajukan tambahan afirmasi tersebut. Sebab untuk penambahan itu bukan hanya kewenangan Kemendikbudristek tetapi juga instansi terkait.

Mas Nadiem juga mengaku mendengar keluhan para guru honorer yang kesulitan saat tes PPPK 2021 tahap I pada 13 sampai 18 September.

BACA JUGA: Pasukan TNI & Polri Mengadang Truk Pelat Merah, Hasilnya Mencengangkan

"Saya melihat sendiri bagaimana perjuangan guru honorer ini untuk lulus PPPK. Saya juga mendengar semua keluhan itu," terangnya.

Atas kondisi itu Nadiem Makarim menilai memang layak ada tambahan afirmasi bagi guru honorer yang usianya di atas 35 tahun dengan masa kerja bertahun-tahun lamanya.

Walaupun tidak memastikan apakah upaya penambahan afirmasi itu akan dikabulkan tetap Nadiem berjanji akan memperjuangkannya.

"Saya janji berjuang,” ucap Nadiem yang disambut suara gemuruh tepuk tangan para anggota Komisi X DPR RI.

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda menyatakan penundaan pengumuman kelulusan PPPK guru 2021 tahap I yang sedianya 24 September misi utamanya untuk meningkatkan afirmasi yang sudah ada. Komisi X DPR menilai afirmasi yang diberikan masih kurang sehingga banyak guru honorer tua tidak lulus passing grade PPPK 2021.

"Di sini kita bicara hati nurani. Bagaimana guru honorer yang sudah lanjut usia, bekerja belasan hingga puluhan tahun harus gagal hanya karena tes PPPK. Padahal selama ini mereka yang menjadi garda terdepan dunia pendidikan di Indonesia," tuturnya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa ini memberikan apresiasi kepada Nadiem yang mendukung Komisi X tentang perlunya menambah afirmasi. Setelah itu baru diumumkan hasil tesnya. Dengan catatan yang sudah lulus sebelumnya diprioritaskan.

"Ini untuk menyelamatkan yang belum lulus itu. Jangan sampai mereka diadu dengan peserta yang memiliki sertifikat pendidik di tahap II dan III," pungkas Syaiful Huda. (esy/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur : Soetomo
Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler