Nafisa, Bawa Nama Batang Hari di Festival Literasi Nasional

Jumat, 26 Juli 2019 – 19:41 WIB
Nafisa Hairani Ariepa, siswi SMPN 3 Batang Hari, Jambi. Foto : Natalia Laurens/JPNN

jpnn.com, JAMBI - Kata siapa, anak-anak daerah terpencil tak berani tampil di depan umum.

Nafisa Hairani Ariepa, gadis kecil dari SMPN 3, Muara Bulian Batang Hari Jambi, mematahkan sebagian anggapan orang tentang hal itu.

BACA JUGA: Ketua BMI Dukung Pemkab PALI Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

Nafisa mewakili sekolahnya untuk mengikuti Festival Literasi Nasional (FLS) yang diselenggarakan Kemendikbud.

Dia mengikuti lomba story telling yang diikuti oleh sekolah - sekolah lain dari seluruh Indonesia di Jakarta.

BACA JUGA: Pendidikan Karakter dan Penguatan Literasi Harus Dimulai Sejak Dini

"Saya suka story telling dan dalam lomba ini saya akan story telling dalam bahasa Inggris," tutur Nafisa antusias.

BACA JUGA : PPDB Jalur Zonasi, Boleh Diranking Berdasar Prestasi Calon Siswa

BACA JUGA: Kemendikbud dan Pos Indonesia Sukseskan Gerakan Literasi Nasional

Siswi yang suka membaca novel roman ini mengatakan sudah belajar bahasa Inggris secara autodidak sejak lama.

Selain dari pelajaran Bahasa Inggris di sekolah, dia juga belajar dari mendengar lagu - lagu barat dan mengikuti akun media sosial yang mengajarkan bahasa.

Diakui Nafisa, dia juga berani tampil di depan umum karena sudah sering melakukan praktik di kelas di sekolah.

"Karena sudah sering ikut lomba dan bicara depan kelas jadi sekarang tinggal latihan-latihan saja. Paling saya latihan bicara depan cermin," imbuh Nafisa.

Nafisa berharap bisa memenangkan lomba itu, tapi yang terpenting baginya dia bisa mewakili Provinsi Jambi untuk bersaing di FLN.

Itu sudah merupakan kebanggaan tersendiri bagi siswi yang bercita - cita jadi pengacara tersebut.

Siswi kelas IX/6 SMP 3 itu didampingi Kepala Sekolah SMPN 3 Batang Hari, Rahmini ke Jakarta.

Kepala Sekolah SMPN 3 Batang Hari Rahmini dan Nafisa

Rahmini juga tak bisa menutupi rasa bangganya karena murid SMPN 3 bisa mewakili Batang Hari Jambi di perlombaan nasional.

Guru Matematika tersebut mengatakan itu tak lepas dari hasil sekolahnya setelah bekerja sama dengan Tanoto Foundation yang memberikan pelatihan praktik baik lewat program PINTAR.

BACA JUGA : Timnas Pelajar U-15 Bentukan Kemenpora Siap Berprestasi di IBER Cup 2019

Di Program PINTAR, sekolah diajak untuk lebih banyak memberi kesempatan murid aktif berkreasi dan memupuk keberanian tampil di depan umum.

Selain itu, sekolah diajak untuk terus mengembangkan literasi pada anak - anak. Hasilnya, berkat literasi yang digalakkan, makin banyak siswanya yang berprestasi lewat berbagai lomba. Termasuk Nafisa yang mengikuti lomba story telling.

"Dulu cara mengajar sebagian guru di sekolah kami masih konvensional. Lalu kami mengikuti pelatihan bersama fasda dari Tanoto Foundation. Kami menerapkan praktik baik agar anak bisa aktif, guru tidak hanya berceramah depan kelas," kata Rahmini.

Rahmini mengaku, sudah banyak muridnya yang kini makin aktif dan berani tampil di depan umum lewat berbagai perlombaan. Dia berharap praktik baik juga bisa diikuti sekolah lainnya agar makin banyak Nafisa - Nafisa lainnya yang membawa harum nama Jambi di kancah nasional maupun internasional. (flo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tingkatkan Literasi Anak dengan Bolam - Torpin


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler