Nama Sejumlah Tokoh Ini Diusulkan jadi Cawapres dari PPP

Sabtu, 17 Maret 2018 – 08:23 WIB
Bendera Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Foto/ilustrasi: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, SURABAYA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah memutuskan bakal mengusung Joko Widodo (Jokowi) dalam perhelatan Pilpres 2019.

Manuver terakhir, PPP baru saja mengajukan lima kriteria kandidat cawapres untuk pendamping Jokowi.

BACA JUGA: Jika AHY Bisa Bawa Timnas Juara Asia, Layak jadi Capres

Namun, partai berlambang Kakbah itu belum menyertakan nama-nama cawapres yang diusulkan.

"Sudah kami ajukan. Ada lima kriteria. Dan beliau manthuk-manthuk (mengangguk-angguk, Red) setuju.

BACA JUGA: Bisa jadi Cawapres Jokowi Juga Akan Ditunjuk Megawati

Tinggal sekarang mencari sosok yang memenuhi kriteria itu," kata Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy di sela-sela rakorwil DPW PPP Jatim di Surabaya kemarin (16/3).

Lima kriteria untuk cawapres Jokowi sudah disepakati seluruh kader internal PPP.

BACA JUGA: Demokrat Fokus Siapkan AHY, Capres atau Cawapres

Kriteria-kriteria tersebut dianggap paling cocok dimiliki sosok yang akan disandingkan dengan Jokowi.

Apa saja? Tak jauh berbeda dengan yang diungkapkan sebelumnya. PPP mengusulkan agar Jokowi menggandeng cawapres yang bisa menjaga keutuhan NKRI di atas kepentingan apa pun.

"Juga harus mampu menghadapi generasi milenial," katanya.

Selain itu, lanjut Romi, sapaan Romahurmuziy, partainya menganjurkan agar Jokowi menggandeng kandidat yang memiliki kompetensi intelektual dan pengalaman.

"Sebab, ini untuk melanjutkan bangunan besar yang sudah dibuat (selama periode pertama, Red)," tuturnya.

Cawapres yang diinginkan PPP juga adalah sosok yang bisa memberikan sumbangan elektabilitas (tingkat keterpilihan) untuk mantan wali kota Solo tersebut.

"Juga diperlukan figur yang bisa mengurangi ujaran-ujaran kebencian," imbuh Romi.

Mengenai nama-nama cawapres yang akan diusulkan PPP, menurut Romi, pihaknya masih menunggu hasil munas alim ulama.

PPP akan menunggu masukan para kiai. "Tentu yang memenuhi serta cocok. Sebab, jika tak cocok juga jadi persoalan. Makanya, nama-nama itu tetap kami serahkan kepada Pak Jokowi," katanya.

Sebenarnya nama-nama kandidat cawapres usulan PPP sudah sempat mencuat. Dari internal PPP ada nama Romi sendiri.

Dari luar partai ada nama Mahfud MD (mantan ketua MK), As'ad Said Ali (mantan wakil ketua umum PB NU), Din Syamsuddin (mantan ketua umum PP Muhammadiyah), hingga nama Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi.

Dalam kesempatan itu, Romahurmuziy juga menanggapi peluangnya maju sebagai cawapres pada 2019.

Dia menyebutkan, ketika sudah ditunjuk sebagai ketua umum DPP, dirinya tak hanya disiapkan untuk posisi cawapres. Tapi juga capres.

"Tinggal melihat realitas di lapangan," katanya.

Romi juga kembali menegaskan potensi jumlah peserta dalam pilpres nanti.

Dia optimistis perhelatan lima tahunan itu tak akan jauh berbeda dengan sebelumnya. Maksimal hanya diikuti dua pasangan calon. (ris/c9/oni/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pak JK Tak Bisa Jadi Cawapres Lagi? Ini Kata Mendagri


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler