Napi Tewas Menggantung, Polisi Duga Kuat Bunuh Diri

Sabtu, 29 Juni 2013 – 00:43 WIB
ARGA MAKMUR - Polisi memang belum mendapatkan hasil visum tertulis soal penyebab tewasnya Husnul (55) napi Lapas Arga Makmur Kamis (28/6), yang waktu ditemukan dalam posisi tergantung, leher terjerat kain. Namun demikian dari pemeriksaan visual dan tanda-tanda yang ditemukan di tubuh korban, didapati kepastian korban memang sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di ruang Aula Lapas tersebut.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ahmad Tarmizi mengatakan tetap akan menunggu hasil visum tertulis dari RSUD Arga Makmur terkait kematian Husnul. "Ya kalau dilihat dari tanda-tanda fisik,  layaknya orang yang meninggal bunuh diri, seperti keluarnya kotoran dan lain-lain. Tapi untuk jelasnya kita tunggu hasil visum," tegas Tarmizi.
 
Polisi juga berencana memeriksa beberapa saksi yang mengetahui kejadian tewasnya Husnul yang ditemukan tergantung di ventilasi aula Lapas pada Kamis lalu. Hal ini masih dalam rangka mengungkap motif yang mendasari korban bunuh diri.
 
Terpisah, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Bambang, SH mengungkapkan, sampai hari ini ia belum mengetahui motif pasti Husnul bunuh diri. Pasalnya, hingga kemarin tak satupun rekan satu sel korban yang mengaku tahu jika korban tengah terlilit masalah.
 
"Sampai saat ini tidak ada rekannya satu sel yang mengaku mengetahui. Kita serahkan masalah ini ke polisi untuk mengungkapnya," kata Bambang.
 
Menurut Bambang, sepengetahuannya, Husnul selama menjalani hukuman pidana berkelakuan baik, tidak memiliki musuh. Sikapnya yang rajin dan bersahabat membuat terpidana 14 tahun ini memiliki banyak teman sesame napi.(qia)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ratu Kurir Narkoba Bilang, Satu Anak Buahnya Hilang

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler