Napi yang Kabur dari Rutan Muara Labuh Siap-Siap Saja, Anak Buah AKP Dwi sudah Bergerak

Sabtu, 28 Mei 2022 – 20:10 WIB
Napi kabur. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, PADANG ARO - Polres Solok Selatan masih terus memburu delapan napi yang kabur dari Rutan Kelas IIB Muara Labuh pada 29 April 2021.

"Beberapa napi yang kabur sudah kami pantau dan selidiki. Pasti akan ditangkap," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Solok Selatan AKP Dwi Purwanto saat dihubungi, Sabtu.

BACA JUGA: Masih Ingat Kasus Layangan Putus Versi ASN dan Briptu Suci Darma? Ini Berita Terbarunya

Ia mengakui penangkapan tahanan yang kabur tersebut sempat tertunda karena Polres setempat saat itu konsentrasi melaksanakan instruksi Kapolri dalam percepatan penanggulangan COVID-19.

"Selain itu juga ada kasus yang sudah menjadi target, seperti pembunuhan yang mengharuskan kami ke Bengkulu, Palembang," katanya.

BACA JUGA: Rano Karno Ditangkap Terkait Kasus Narkoba, Barang Bukti Disimpan di Celana Jin

Sementara Kepala Rutan Muara Labuh Sarwono menyebutkan pihaknya yang berkoordinasi dengan Polres setempat terus melakukan pencarian ke delapan napi tersebut.

Ia mengungkapkan beberapa kali pihaknya bersama polisi sempat memburu para narapidana yang kabur tersebut, tetapi tidak membuahkan hasil.

BACA JUGA: Masih Ingat Oknum Polisi yang Tepergok Selingkuh dalam Mobil, Ini Berita Terbarunya

"Ada dua tiga kali (memburu), tetapi sepertinya bocor karena napi yang menjadi target itu tidak ada di lokasi itu," ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah melakukan pendekatan dengan pihak keluarga sehingga bisa menyerahkan para napi yang kabur itu.

"Kami sudah menemui pihak keluarga dan meminta mereka memberikan informasi dan kooperatif," ujarnya.

Ia mengatakan, para napi yang kabur tersebut tidak dianggap menjalani hukuman sehingga dianggap tidak aktif.

"Karena di luar Rutan, berarti tidak menjalani hukuman dan tidak masuk dalam data penerima pemotongan masa kurungan," katanya.

Sebanyak delapan narapidana (napi) di Rutan Kelas IIB Muara Labuh, Kabupaten Solok Selatan kabur pada 29 April 2021 saat para napi dan tahanan lainnya serta petugas sedang melaksanakan salat Tarawih.

BACA JUGA: Masih Ingat Kasus Layangan Putus Versi ASN dan Briptu Suci Darma? Ini Berita Terbarunya

Delapan orang tahanan tersebut bernama Suriadi Kabailangan (32), Efwazan (50), Nasli Dedi (43), Irwansyah (36). Kemudian, Samsul Bahri (35), Nasrul (51), Yuhelma (34), dan Mul Candra (41).(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler