Nasaruddin Bersaksi Taufiq Kiemas Orang Baik, Ini Jasa-jasanya

Rabu, 08 Juni 2022 – 22:45 WIB
Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar mengisi acara tahlil, yasinan, dan doa sembilah tahun atas wafatnya Taufiq Kiemas di Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (8/6). Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

jpnn.com, JAKARTA - Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar menilai almarhum Taufiq Kiemas memiliki besar jasa untuk bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan Nasaruddin saat mengisi acara tahlil, yasinan, dan doa sembilah tahun atas wafatnya Taufiq Kiemas di Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (8/6).

BACA JUGA: Berawal dari Pemikiran Megawati, Terbentuklah Masjid At-Taufiq di Lenteng Agung

“Yang penting kita ingat bahwa almarhum Pak Taufiq seperti juga yang disampaikan Bapak Presiden kita tadi sore. Betapa besar jasa yang telah ditancapkan oleh almarhum Pak Taufiq Kiemas untuk bangsa ini,” kata Nasaruddin.

Menurut dia, tak gampang menyosialiasi Empat Pilar, yang inisiatornya adalah Taufiq Kiemas saat menjabat Ketua MPR RI.

BACA JUGA: Jokowi Salat di Masjid At-Taufiq, Lihat Siapa yang di Belakangnya, Bajunya Putih

Nasaruddin juga menerangkan banyak orang menjadi saksi almarhum orang yang sangat baik.

“Siapa pun yang mengenal beliau, dia seperti mengganggap bahwa akulah yang paling dicintai, akulah yang paling disayangi. Itu ciri-ciri orang baik,” ungkap Nasaruddin.

BACA JUGA: Megawati Berharap Masjid At-Taufiq tak Hanya Sebagai Tempat Beribadah

Dia menilai Taufiq cepat akrab dengan siapa pun yang baru dia kenal. "Itu ciri-ciri orang baik,” kata Nasaruddin.

Sementara, Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Hamka Haq mengatakan pesan yang disampaikan almarhum Taufiq Kiemas ialah agar PDI Perjuangan tak boleh meninggalkan lima kelompok yang ada di Indonesia.

Pertama, harus menjalin kerjasama dengan umat Islam, tanpa mengurangi agama lainnya. Sebab Islam bagian dari mayoritas dari bangsa ini.

Kedua, lanjutnya, tidak boleh meninggalkan suku terbesar di Indonesia, yaitu Jawa. Oleh karena itu, hargailah adat istiadat serta budaya mereka.

Ketiga, PDIP harus menjalin hubungan dengan institusi yang seratus persen memiliki jiwa nasionalis, yaitu institusi TNI dan Polri.

Keempat, PDIP harus tetap menjalin kerja sama dengan partai-partai nasionalis terbesar.

Terakhir, PDIP jangan sama sekali merenggangkan hubungan dengan media atau pers. Karena media yang akan menyampaikan apa yang baik yang dilakukan. (tan/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Hadiri Peresmian Masjid At-Taufiq, Megawati Sampai Bilang Senang Banget


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler