Nelayan Muara Angke Titip Mandat Perjuangan kepada Cak Imin

Minggu, 05 Maret 2023 – 18:55 WIB
Ketua PKB Muhaimin Iskandar. Foto: Tim PKB

jpnn.com - JAKARTA UTARA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Muhaimin Iskandar mendapat mandat perjuangan dari sejumlah nelayan Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (5/3).

Para nelayan memohon kepada Cak Imin memperjuangkan aspirasi mereka.

BACA JUGA: Airlangga Hartarto Bertemu Cak Imin, Dua Koalisi Bakal Bergabung?

“Ini ada beberapa keluhan terutama dampak dari banjir rob yang sering kali terjadi, seperti di Kali Adem. Berdampak kepada perekonomian," kata Warya, salah satu nelayan Muara Angke.

Warya juga menyampaikan soal akses perahu nelayan di dermaga Muara Angke yang saat ini mengalami pendangkalan.

BACA JUGA: PHK Massal Mengancam Indonesia, Cak Imin Minta Pemerintah Antisipasi Gejolak Sosial

“Saya minta Pak Muhaimin menyampaikan kepada pemerintah, ke depannya supaya diperhatikan," katanya.

Selain Warya, sejumlah nelayan Muara Angke juga menitipkan aspirasi lain kepada Cak Imin, seperti soal pasokan BBM yang cukup langka dan harga yang fluktutif, penanganan dampak limbah industri, hingga beban Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dinilai memberatkan para nelayan.

BACA JUGA: Cak Imin Optimistis Indonesia Sanggup Menghadapi Resesi Global

"Para nelayan membutuhkan perhatian yang serius dan mendesak, baik menyangkut pelayanan birokrasi di dalam memfasilitasi para nelayan untuk bisa melaut secara produktif. Beberapa kendala administrasi harus ditangani dengan cepat," kata Cak Imin.

Menyangkut masalah BBM yang tak lain adalah kebutuhan energi kapal para nelayan, Cak Imin meminta pemerintah memperhatikan sekaligus mencari solusi.

Menurutnya nelayan tidak seharusnya dibebani dengan kelangkaan BBM, apalagi dengan harga yang tak menentu.

“Inilah bagian rangkaian masalah klasik yang bisa diatasi kalau semua bertindak secara efektif. Saya minta kepada semua pejabat yang menyangkut nelayan untuk bergerak lebih efektif lagi, mengambil langkah cepat,” tutur Cak Imin.

“Yang penting orientasi kelautan kita, cara kerja pembangunan kita, pembelaan kita kepada laut di mana 70 persen negeri ini adalah laut adalah cara kerja yang tidak bisa business as usual, bisnis biasa-biasa saja, harus ada langkah agresif, harus ada langkah yang sistematis, lintas sektoral agar Indonesia bisa menjadi negara yang mengandalkan laut bagi kemakmurannya,” imbuhnya.

Dia juga mendorong pemerintah memberikan keringanan terkait PNBP bagi nelayan. Menurut Gus Muhaimin, banyak nelayan di Indonesia, termasuk di Muara Angke yang kini masih sulit setelah cukup lama dihantam pandemi juga iklim laut yang kurang bersahabat.

“Saya minta pemerintah salah satunya menteri keuangan dan menteri kelautan harus sadar sepenuhnya, memberikan keringanan kepada PNBP para nelayan di masa-masa iklim buruk atau pancaroba," kata Cak Imin.

Pria yang juga Wakil Ketua DPR itu juga sempat menanam pohon mangrove di area perairan Muara Angke dan menyaksikan pelantikan DKW Gerbang Tani DKI Jakarta. (*/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Cak Imin   nelayan   Muara Angke   PKB  

Terpopuler