Netizen Bikin #GenPiSukaKuliner Guncang Twitter

Rabu, 26 April 2017 – 12:54 WIB
Arief Yahya. Foto: JPNN

jpnn.com, SEMARANG - Komunitas anak-anak muda  digital, GenPI Jawa Tengah makin kreatif. Mereka selalu nge-hits dengan tagar "memikat" di dunia maya, dan memunculkan trending topic baru.

Ada-ada saja ide mereka untuk mencuri perhatian netizen dan dibicarakan umum.

BACA JUGA: Hadirkan Musisi Internasional, Bajafash 2017 Siap Hentak Wisatawan Great Batam

Setelah launching GenPi Jateng, Semarang Great Sale (SmarGres) 2017 dan #LiveInBejalen yang berkibar jadi trending topic, giliran #GenPiSukaKuliner yang naik daun dan jadi trending topic di linimasa Twitter, Selasa (25/4).

Netizen kompak bergerilya di dunia maya mempromosikan kuliner Indonesia lewat hastag #GenPiSukaKuliner. Tentu, salah satunya mengambil tema itu karena ada kegiatan Bimbingan Teknis (BimTek) wisata kuliner oleh Asdep Pengembangan Wisata Budaya Kemenpar di bawah Ahmad Lokot Enda, di Kota Lumpia Semarang.

BACA JUGA: Wisata Religi Dzikir Ala Akbar Masjid Agung Tasikmalaya

Hingga Selasa siang, #GenPiSukaKuliner menempati posisi tiga besar daftar trending topic Twitter se-Indonesia.

"Itu murni kekuatan kreativitas. Anak-anak muda netizen itu dunianya ya kreatif seperti ini. Mereka pun bisa mengajak sesama berbagai penjuru nusantara untuk kompak memperbincangkan #GenPiSukaKuliner. Sukses! Salam Pesona Indonesia!” kata Menteri Arief Yahya, Selasa (25/4).

BACA JUGA: Arief Yahya Paparkan Sukses Pariwisata Indonesia di Forum Dunia

Lantas apa yang membuat #GenPiSukaKuliner jadi sontak ngehits? Ada event istimewa apa sehingga kuliner jadi bahan perbincangan di dunia maya?

Bimtek Wisata Kuliner Kemenpar yang dijadikan momment, 25-26 April 2017. "Di setiap kegiatan di daerah, kami akan libatkan sahabat-sahabat Genpi," tambah Don Kardono, Stafsus Menpar Bidang Komunikasi.

GenPI Jateng bisa menjadi contoh yang bagus dan konkret peran C (community) dalam Pentahrlix, ABCGM. Academician, Business, Community, Government, Media. GenPI adalah komunitas, yang sifat keanggotaannya volenteer.

"Akan lebih banyak kota yang punya GenPI, dan mensupport aktivitas pariwisata di kota tersebut," jelas Don.

Kebetulan, di saat yang sama Kota Semarang juga sedang menggelar event lomba masak yang dihadiri Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Menpar yang lulusan ITB Bandung, Surrey University Inggris dan Program Doktoral Unpad Bandung itu berharap setiap event selalu menjadi bahan perbincangan publik, untuk menjadikan pariwisata sebagai napas semua kalangan.

“Yang dibutuhkan adalah kreasi, seperti halnya mempromosikan destinasi waktu di GMT 2016 silam. Orang mengejar ke Indonesia hanya untuk 2-3 menit GMT. Ini juga tak jauh beda. Kasih panduan orang agar mau mencicipi dahsyatnya kuliner nusantara di Semarang," jelasnya.

Mulai akun fanspage dan website, retweeters, original tweets, most popular, highest impact, dan top photografers, semua kompak mempromosikan #GenPiSukaKuliner. Kombinasi antara caption, promosi dan foto, yang kompak digaungkan netizen itulah yang menjadikan #GenPiSukaKuliner menjadi trending topic.

“Ramai di medsos itu bisa menjadi indikator, bahwa kegiatan ini meluas. Teruskan sampai betul-betul mempengaruhi publik untuk berwisata kuliner di Semarang,” jelas Arief.

Shafigh Pahlevi Lontoh, Koordinator GenPi Jateng, juga terperanjat melihat respons di lapangan yang sangat kuat. Dari sejumlah isu kuat seperti Ahok, Pertamina dam DGITM, netizen ternyata ikut aktif mempromosikan Bimtek dan kuliner Semarang.

“Ini event ketiga yang sukses menjadi trending topic. Yang pertama launching  #GenPiJateng. Setelah itu #smggreatsale2017 dan #sarungan merajai jagat media sosial Twitter. Kemudian disusul #LiveInBejalen yang jadi trending topic. Dan sekarang #GenPiSukaKuliner. Kita maksimalkan potensi anggota kita melalui medsos Twitter dan Instagram,” ucap Shafigh.

Tagar #GenPiSukaKuliner dibuat secara natural. Sampai pukul 13.00 WIB, tagar tersebut masih bercokol diposisi ketiga trending topic Indonesia,” ujar Shafigh.

Pihaknya selalu mencari tema-tema unik dan kekinian agar membuat warga di dunia maya penasaran dan mencari tahu.

“Pertama dicek dulu apakah sudah ada yang memakai hastag tersebut. Biasanya kita buat yang lucu-lucu dan yang kekinian supaya bisa diterima dan bikin penasaran netizen,” ujarnya.

Tidak Hanya Itu, GenPi Jateng yang terbentuk dua bulan lalu, juga membuat pemilihan tagar yang umum. Sehingga bisa digunakan GenPi yang ada di Indonesia.

“Pemilihan tagar kunci utamanya. Cuitan kita bisa menjadi trending. Kita juga menginformasikan ke teman-teman GenPi lain untuk ikut berpartisipasi menggunakan tagar tersebut untuk di repost sehingga bisa menjadi pembicaraan banyak orang di medsos,” tambahnya.. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Presiden Jokowi Saksikan Atraksi Air Mancur Menari Purwakarta


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler