Ngaku Kapten Kapal Pesiar, Incar Para Perempuan Cantik

Senin, 17 Juni 2019 – 18:50 WIB
Ilustrasi borgol. Foto: AFP

jpnn.com, SURABAYA - Modal potongan rambut cepak dan seragam pelayaran, Praman Arireksan mengeruk keuntungan dari menipu.

Dengan modal gombalan dan jabatan palsu, pria 44 tahun itu mengelabui korbannya agar menyerahkan barang berharga.

BACA JUGA: Apes Banget Sudah Dikunci Ganda dan Diparkir di Garasi, Motor Tetap Dicuri

Korban Praman adalah AO, warga Perum Kebraon Indah Permai. AO mulai curiga setelah beberapa hari Praman tidak mengembalikan motor Mio J miliknya. Motor tersebut dipinjam Praman, lalu digadaikan.

BACA JUGA : Uji Nyali Curi Laptop di Asrama TNI, Babak Belur deh Mas..

BACA JUGA: Tertipu Arisan Lebaran, Ratusan Emak - Emak Ngamuk di Rumah Warga

Sebelumnya, Praman juga mendatangi AO ke rumahnya pada 29 Mei pukul 08.00. Saat itu Praman meminjam laptop untuk digadaikan.

Dia ketika itu mengaku tidak memiliki uang karena belum gajian. AO pun dijanjikan diberi laptop baru setelah lelaki yang saat berkenalan mengaku bernama Iqbal Pangestu tersebut gajian.

BACA JUGA: Anggota DPRD Sergai Tersangka Kasus Penipuan, Poldasu: Tidak Ada Tebang Pilih

''Namun, korban mulai curiga karena saat dihubungi berkali-kali Praman tidak menjawab. AO melapor ke Polsek Karang Pilang,'' jelas Kanitreskrim Polsek Karang Pilang Iptu Wardi Waluyo kepada Jawa Pos.

BACA JUGA : Maling Laptop di Inggris Dipuji-puji Warganet, Ini Sebabnya

Wardi mengatakan bahwa modus Praman adalah berkenalan dengan korban melalui media sosial Facebook.

Untuk mengelabui korban agar tertarik, Praman mengaku bekerja di pelayaran. Dengan jabatan sebagai kapten kapal pesiar Celebrity. Praman membidik korban perempuan.

''Saat datang ke rumah korban AO, Praman juga berseragam lengkap,'' ucapnya.

Berpakaian seragam putih lengkap dengan pilkhep (topi) dan sepatu pantofel. Setelah korban berhasil diyakinkan, Praman pun mulai meminta beberapa barang berharga.

Tim Antibandit (TAB) Polsek Karang Pilang berhasil meringkus Praman di sebuah hotel di kawasan Genteng pada Kamis (13/6) pukul 03.00. Saat digerebek, Praman membawa seragam lengkap untuk menipu.

Berdasar penyidikan, Wardi mengatakan bahwa korban bujuk rayu Praman mungkin bukan hanya seorang. Hal itu terlihat dari beberapa foto perempuan di medsos dan KTP seorang perempuan.

''Kami masih kembangkan. Kami harap warga yang merasa ditipu Praman melapor ke Polsek Karang Pilang,'' jelasnya.

Sementara itu, menurut penelusuran Jawa Pos, tipu-menipu ala Praman ternyata tidak dilakukan sekarang ini saja.

Dari informasi yang dihimpun, Praman ternyata juga telah menipu dengan modus menggunakan seragam aparat pada Juli 2015.

Saat itu Praman beraksi sebagai polisi lalu lintas. Dia menghentikan beberapa pengendara yang melintas, lalu minta uang.

Aksi itu dilangsungkan di Jalan Juanda, Kota Bekasi. Aksinya saat itu dicurigai petugas dinas perhubungan (dishub). Praman pun digebuki warga yang kesal akan ulahnya. (elo/c15/ady/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kenalan di Facebook, Jalan - Jalan Sebentar, Motor Dibawa Kabur


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler