Ngebet Bentuk Pansus TKA, Fadli Zon Minta Bantuan Buruh

Selasa, 01 Mei 2018 – 13:41 WIB
Amien Rais berorasi, mengajak massa buruh merobek topeng berwajah tenaga kerja asing. Foto: Boy/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Demo buruh dalam rangka peringatan May Day di depan gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/5) berjalan damai. Wakil Ketua DPR Fadli Zon jadi salah satu tokoh yang berorasi dalam acara tersebut.

Fadli Zon mengatakan, pasal 33 UUD 1945 menyatakan bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

BACA JUGA: Andai Perpres TKA Tak Dicabut, Turunkan Presiden, Serius?

"Rakyat mana? rakyat Indonesia. Kalau ada Perpres nomor 20 tahun 2018 maka ini mengkhianati semangat konsitusi untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," teriak Fadli dari atas mobil komando.

Di tengah orasi, massa meminta Fadli Zon dan tokoh lainnya bersama-sama melepas puluhan balon aspirasi. Balon itu dilepas ke arah gedung DPR. "Tadi balonnya sudah masuk DPR, aspirasinya kami perjuangkan," kata Fadli.

BACA JUGA: Demo Buruh 2018 Sarat Urusan Politik Jelang Pilpres

Dia mengatakan, salah satu upaya DPR adalah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Tenaga Kerja Asing. Pembentukan Pansus TKA dilakukan pascaditerbitkannya Perpres nomor 20 tahun 2018 tentang Penggunaan TKA.

Fadli mengklaim sudah belasan anggota parlemen menandatangani usulan pembentukan Pansus tersebut. Fadli pun meminta buruh melobi partai-partai politik yang ada di DPR untuk ikut membentuk Pansus itu.

BACA JUGA: Buruh Tulang Punggung Perekonomian Negara

Fadli menyatakan Pansus adalah alat DPR mengawasi mendalami, mengklarifikasi dan mengecek undang-undang maupun peraturan pemerintah yang merugikan buruh.

"Pansus TKA kami harapkan bisa langsung mengecek berbagai masalah perburuhan komprehensif," ujarnya.

"Kita lihat partai mana saja yang membela dan tidak Pansus ini. Itu akan menunjukkan sikap mereka kepada kaum buruh lokal yang butuh lapangan pekerjaan," tambah Fadli.

Selain Fadli, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Ketua Komisi IX DPR Yusuf Macan Effendi, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dan sejumlah tokoh lainnya juga membaur bersama massa.

Kelompok buruh sendiri terdiri dari Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik, dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI). (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Buruh Transportasi Serukan 2019 Jokowi Saja


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler