Ngendap-endap ke Kamar dengan Pacar, tapi Lupa Kunci Pintu

Rabu, 07 Januari 2015 – 09:46 WIB

jpnn.com - CIREBON - GU dan pasangannya Ye mungkin lagi apes. Malam, Selasa (6/1) dini hari itu, mereka sebenarnya sudah sukses mengendap-endap masuk ke kamar kos, sukses mengelabui hansip yang berjaga di gerbang masuk Gg Indah, Kp Sidamulya, RT 02 RW 05, Pekiringan, Cirebon.

Tapi saat mereka berada di dalam, justru digerebek. Mereka juga mudah digerebek karena ternyata lupa mengunci pintu kamar.

BACA JUGA: Berawal dari FB Lanjut ke Kamar Kos, Urusan dengan Pak Luhut

Keterangan yang dihimpun Radar Cirebon (Grup JPNN), malam itu Gu dan Ye menumpang motor yang dikendarai seseorang. Ketika sampai di pintu masuk kompleks, mereka dicegat.

Dua hansip yang saat itu berjaga melarang mereka masuk kompleks karena tak memiliki identitas. Karena dilarang, mereka kembali. Tapi rupanya dengan cara mengendap-endap, Gu dan Ye turun dari motor, lalu masuk ke gang lain yang sudah terpasang portal. Mereka pun masuk kamar kos yang sudah disewa Gu.

BACA JUGA: Belum Kapok, Fariz RM Kembali Ditangkap Karena Narkoba

Tapi keduanya rupanya tak sadar, hansip yang melarang mereka itu juga melakukan pengintaian hingga akhirnya melakukan penggerebekan.

Setelah diamankan dan dibawa ke rumah RW, warga menyuruh keduanya untuk menghubungi orang tua masing-masing agar bisa diselesaikan.

BACA JUGA: Pak RT Nyambi Jualan Sabu

Namun bukannya mendatangkan orang tua asli, keduanya malah menghubungi orang lain. Hal ini membuat warga marah, lalu melaporkan kejadian itu ke polisi.

“Kita saat itu pakai perhitungan, mengingat jarak Indramayu ke Cirebon, harusnya paling paling cepat itu 1 jam. Ini sih tidak ada setengah jam sudah sampai, ngakunya orang tua. Setelah kita desak, ternyata hanya orang tua temannya,” kata Oyo Suryono, salah satu warga setempat.

Sebagai pengurus kampung, pihaknya ingin menyelesaikan masalah tersebut di tingkat warga. Hanya  karena melihat gelagat yang tidak kooperatif dari kedua sejoli tersebut, pihaknya terpaksa menyerahkan kepada polisi.

“Keduanya susah. Pertama ngaku namanya Ryan dan Sinta. Kita suruh hubungi orang tuanya, malah yang datang orang lain yang gak tahu urusan. Laki-laki sempat  ngaku dari Indramayu, ternyata dari Gunung Jati,” tukas Oyo.

Oyo mengatakan kompleks Kp Sidamulya hanya menggunakan satu pintu. Malam itu sekitar pukul 23.30, diketahui tiga orang berboncengan motor dengan penumpang paling belakang adalah perempuan yang belakangan diketahui adalah Ye.

“Warga di sini banyak yang resah dengan banyaknya rumah kos yang kurang pengawasan. Tingkat kerawanan tinggi. Warga sini hanya antisipasi saja, tidak ingin ada hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Gu sendiri mengaku pertama kali mengenal Ye dari jejaring sosial Facebook (FB). Dari situ, keduanya intens berkomunikasi dan saling bertukar nomor telepon hingga akhirnya memutuskan untuk bertemu.

Pada pertemuan pertama, keduanya ketemuan di salah satu hotel melati di Kota Cirebon. Setelah itu, keduanya janjian ketemuan di kamar kos hingga akhirnya digerebek hansip.

“Saya sudah kenal dari dua tahun yang lalu dari Facebook. Saya serius dengan dia, kita pacaran,” ujar Gu saat diwawancarai Radar Cirebon di Mapolsekta Utbar, kemarin. (dri)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Aku Menyesal Membunuh Adikku


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler