Ngobrol Santai Bareng Menpora, Bagus Kahfi Berharap Fasilitas Lapangan di Indonesia Ditingkatkan 

Sabtu, 16 Mei 2020 – 23:05 WIB
Menpora Zainudin Amal. Foto: Humas Kemenpora

jpnn.com, JAKARTA - Amiruddin Bagus Kahfi Al-Fikri menjadi bintang tamu Bincang Santai Bersama Menpora (BSBM). Bagus Kahfi adalah penggawa Timnas Indonesia U-19 yang mengikuti program Garuda Select di Inggris.

Menpora Zainudin Amali mengajak Bagus bincang santai melalui Akun Instagram Kemenpora, Sabtu (16/5) sore di kediamannya, Jatiwaringin, Jakarta Timur. 

BACA JUGA: Menpora Ucapkan Terima Kasih kepada Rano Karno

“Selamat sore, pada sahabat pora sekalian, sore hari kami kembali lagi pada acara BSBM yang kami adakan setiap hari Sabtu jam 16:00 WIB. Bincang santai ini selalu kami tampilkan para orang-orang yang berprestasi di bidangnya. Sore hari ini kita berbincang dengan anak muda yang luar biasa prestasinya," kata Menpora mengawali perbincangan.

"Sekarang ini dia sedang berada di Inggris masuk dalam tim Garuda Select sekaligus penggawa Timnas Indonesia yang di persiapkan untuk Piala Dunia U-20 tahun 2021 di Indonesia, dan inilah dia Bagus Kahfi. Nah ini, ciri khasnya rambutnya ini," lanjut Menpora.

BACA JUGA: Menpora: Jawab Sorotan Publik dengan Kinerja dan Komitmen Kemenpora Bisa Lebih Baik

Dalam bincang tersebut, Menpora mewawancarai Bagus dengan beberapa pertanyaan. "Gus, suasana di sama bagaimana, coba ceritain dulu?," tanya Menpora.

Pertanyaan tersebut langsung dijawab Bagus. “Kalau suasana yang tempat saya tinggal sementara ini aman-aman saja, karena saya tinggal jauh dari perkotaan dan kita juga di sini masih malakukan isolasi.," jawab Bagus. 

BACA JUGA: Cara Jitu Zainudin Amali Membersihkan Sarang Tikus di Kemenpora

"Pertanyaan berikutnya, kamu ceritain sebelum masuk Garuda Select?," tanya Menpora lagi.

"Awalnya saya mengikuti Elite Pro Academy, di situ kita menjalani seleksi sampai seleksi nasional. Di situ talent scoutingnya Des Walker dan Dennis Wise dari Inggris. Dari situ terpilih 24 pesepakbola yang di bawa ke Inggris. Salah satunya, saya juga masuk di situ," kata Bagus. 

"Garuda Select sendiri bagaimana programnya?," ucap Menpora.

"Program di sini yang saya rasakan dari session pertama dan kedua sangat baik terutama dari segi fasilitas. Fasilitas memang kita tidak bisa meragukan lagi, di sini sangat bagus. Di sini banyak tempat latihan jadi enggak bingung untuk latihan dan tempat latihan juga sudah standar internasional. Dan juga ada fasilitas gym yang kami gunakan setelah latihan di lapangan. Jadi Garuda Select ini sangat membantu buat munculnya bibit-bibit muda Indonesia dan buat berkarir di luar negeri," ujar Bagus. 

Selanjutnya, Menpora bertanya mengenai harapan Bagus untuk Piala Dunia U-20 tahun 2021. "Nanti ada Piala Dunia U-20 tahun 2021, apa harapan bagus?," tanyanya.

"Harapan saya bisa bermain di Piala Dunia U20 tahun 2021. Dan semoga bisa cepat membaik dari cedera dan kalau terpilih akan saya berikan yang terbaik," jawab Bagus. "Berarti Bagus harus segera discovery dari cederanya dan semoga Bagus masuk dalam pilihan pelatih Shin Tae-yong," timpal Menpora. 

"Sedangkan untuk kompetisi di Indonesia bagaimana?," lanjut Menpora kepada Bagus.

"Untuk kompetisi harus berjalan dari usia dini, karena itu buat menunjang mental pemain sekaligus mental bertanding," jelas Bagus. "Di Eropa, kompetisi untuk kelompok usia itu ada ya?," ucap Menpora bertanya lagi. "Di sini 8-9 tahun sudah masuk akademi," jawab Bagus lagi. 

Di akhir bincang santai, Menpora menanyakan harapan Bagus untuk pembinaan sepakbola di Indonesia. "Harapan kamu untuk pembinaan sepakbola di Indonesia seperti apa?," tanya Menpora.

"Harapan saya buat pembinaan sepakbola Indonesia semoga lebih baik. Namun untuk mencapai itu, mungkin fasilitasnya dulu yang harus ditingkatkan lagi. Kalau kita sudah punya fasilitas yang bagus, pastinya pembinaan usia muda pasti akan lebih baik kedepanya," ujar Bagus. (ikl/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler