jpnn.com, JAKARTA - NIP PPPK 2023 dan CPNS yang diterbitkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih minim.
Tercatat baru 103.826 NIP yang terbit, padahal sebanyak 424.841 honorer tenaga kesehatan (nakes), tenaga teknis, dan guru telah mengisi daftar riwayat hidup (DRH).
BACA JUGA: BKN Siapkan 2 Layanan Terbaru untuk ASN, Penting Diketahui PNS & PPPK Â Â Â Â Â Â
Minimnya NIP PPPK yang diterbitkan ini akankah berujung pada perpanjangan usulan penetapan nomor induk lagi?
Plt Karo Humas BKN Nanang Subandi memberikan jawaban yang mengejutkan.
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: MenPAN-RB & BKN Kompak soal RPP Manajemen ASN, Kasihan Honorer, CPNS Nihil
Menurut Nanang, proses penetapan NIP masih terus berlangsung secara paralel sejak usulan disampaikan instansi secara berkala ke BKN.
"Begitu juga secara berkala ditetapkan BKN untuk kemudian dibuatkan SK-nya oleh instansi," kata Nanang kepada JPNN.com, Rabu (28/2).
BACA JUGA: BKN Terbitkan 56.612 NIP PPPK 2023, CPNS Nihil, 5 Hari Lagi Usulan Penetapan Ditutup
Adapun menyangkut jadwal pengusulan NIP masih merujuk pada Surat BKN Nomor 1036/B-MP. 01.01/SD/D/2024 tanggal 13 Februari 2024.
Surat tentang penyesuaian jadwal usul penetapan NI PPPK tahun anggaran 2023 itu nenyampaikan bahwa masih ada instansi yang belum melakukan input usul penetapan NIP PPPK, maka perlu dilakukan penyesuaian kembali jadwalnyaUsul penetapan NI PPPK 2023 yang semula 15 Januari sampai 13 Februari 2024 menjadi 15 Januari sampai 27 Februari 2024.
"Jadi, sesuai surat tersebut per 27 Februari sudah ditutup ya usulan penetapan NIP PPPK, sedangkan CPNS masih berlangsung sesuai surat yang terpisah dengan PPPK," kata Nanang.
Adapun data penetapan NIP CPNS 2023 dan PPPK yang sudah diterbitkan per 26 Februari sebagai berikut:
1. CPNS
Formasi 28.834,
Lulus: 20.899
Isi DRH: 14 191
NIP: 0
2. PPPK Guru
Formasi: 295.788,
Lulus: 230.674,
Isi DRH: 230.181,
NIP: 45.602
3. PPPK Nakes
Formasi: 166.595,,
Lulus: 126.146,
Isi DRH: 124.824,
NIP: 39.956
4. PPPK tenaga teknis
Formasi: 75.949,
Lulus: 55.940,
Isi DRH: 55.645,
NIP: 18.268. (esy/jpnn)
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Mesyia Muhammad