Nobar Persib, Delapan Bobotoh Tertimpa Atap

Rabu, 20 Agustus 2014 – 02:50 WIB

jpnn.com - BANDUNG - Delapan orang bobotoh menderita luka setelah tertimpa atap Circle K di Jalan Asia Afrika, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Selasa (19/8) saat menonton bareng laga antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara.

Bahkan tiga korban diantaranya terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit guna menjalani pemeriksaan karena diduga mengalami luka akibat insiden ini.

BACA JUGA: Lolos 8 Besar, Semen Padang Tolak Main Mata

Salah satu korban, Fauzi Faturazak (24) mengatakan kejadian sendiri terjadi sekitar pukul 16.20 WIB, beberapa saat saat kick off babak ke-2 dimulai. Saat itu didalam bangunan mini market sendiri terdapat 8 orang.

"Pertama masuk kondisi bangunan sudah reot kayu dan atapnya. Kita sempet nonton hingga babak ke-2. Sepuluh menit kemudian langsung runtuh semua," kata Fauzi nya sambil meringis kesakitan di lokasi kejadian seperti dilansir Radar Bandung (JPNN Grup), Rabu (20/8).

BACA JUGA: Ini Starting Eleven Besiktas Vs Arsenal

Fauzi menjelaskan dirinya mengalami sakit dibagian punggung setelah tertimpa reruntuhan. "Saya gak tau cepet-cepet melarikan diri tapi kedengaran teriakan cewe minta tolong," tambahnya.

Sementara itu Fegy Sukma (25) yang mengalami luka memar dibagian punggungnya menjelaskan sebelum kejadian terdengar suara hentakan yang kencang dari bagian atas.

BACA JUGA: Dari Brunei, Timnas U-19 Kumpul dengan yang Dicintai

"Awalnya saya kira kucing. Ada getaran diatas tiba-tiba ambruk. Saya posisi pas ditengah banget dan ketimpa dibagian punggung," jelasnya.

Sementara itu Kapolsek Sumur Bandung, Kompol Lukman Syarif mengatakan ada tiga orang korban yang dilarikan ke Rumah Sakit guna mengalami pemeriksaan.

"Kita bawa tiga orang ke Rumah Sakit untuk menjalani pemeriksaan. Identitasnya masih kita data yang jelas kita lakukan pertolongan secepatnya. Dari fisik tidak kelihatan luka berat namun kita periksakan takutnya ada luka dalam," ujarnya.

Ditambahkannya hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan atas penyebab ambruknya bangunan ini. Namun diduga insiden ini dikarenakan bangunan yang telah termakan usia.

Sementara Ketua K-PWI Dadang Hermawan saat ditemui di lokasi menjelaskan bahwa gedung koperasi ini merupakan gedung hasil kerjasama antara, Koperasi PWI, Koperasi Sauyunan, dan pihak ketiga yang juga merupakan pihak dari Circle K.

"Jadi janjinya minggu ini akan direnovasi oleh pihak ketiga namun terlanjur rubuh, jadi kami akan koordinasikan  dulu dengan pihak ketiga tersebut," katanya.

Selain itu kata dia, pihaknya akan menjenguk para korban yang sementara ini diperiksa di Rumah Sakit Bungsu, Jalan Veteran, Kota Bandung.

Kepala Cabang Circle K. Kota Bandung, Dion Hardiono menjelaskan bahwa sebenarnya pihaknya akan memulai perbaikan pada Rabu (20/8) nanti.

"Hari minggu kemarin kami sudah survei dan memang pekerjaan baru akan kami lakukan besok (hari ini), tapi kami pun akan menanggung biaya rumah sakit korban juga," ujarnya.

Pihaknya pun akan membantu mencari barang-barang korban yang tertinggal di reruntuhan, "jika memang ada yang rusak pun akan kami ganti," pungkasnya. (bal)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kemenangan Telak Atas Persijap Angkat Moril Pemain Persib


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler