Nurdin Tebar Ancaman

Minggu, 18 April 2010 – 02:11 WIB
JAKARTA - Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengancam akan memecat pengurus PSSI jika terbukti terlibat dalam "pungli" dan tindakan suap menyuap dalam sepakbola
   
Pernyataan itu terlontar ketika orang nomor satu di PSSI dimintai konformasi  pemeriksaan oleh satgas antisuap PSSI terhadap beberapa orang yang terkait dengan adanya dugaan pungli dan suap di tubuh  PSSI

BACA JUGA: Ibrahimovic Siap Hadapi Inter

Kamis kemarin satgas memanggil manajer Persebaya, Saleh Mukadar dan mantan manajer Persikapro Probolinggo, Hengki Bambang Widodo

    
Saat menghadap baik Saleh dan Hengky membawa serta bukti-bukti adanya pungli di tubuh PSSI

BACA JUGA: Murray Kandas, Nadal Melaju

"Siapaun pengurus yang terbukti melakukan hal itu akan kami pecat," cetus Nurdin Halid kepada media di kantor PSSI kemarin.   
    
Sehari sebelumnya, Hengki Bambang Widodo menganggap Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI Jawa Timur sebagai malapetaka sepak bola Indonesia
Hal ini diungkapkan Hengki usai diperiksa Satgas Anti Suap PSSI

BACA JUGA: Tottenham v Arsenal: Duel Penentuan !

Hengki mengaku Pengprov PSSI Jatim yang dipimpin Haruna Soemitro sering melakukan pungli terhadap Persikapro ketika dirinya masih menjadi manajer.
    
Anehnya, menurut Hengki setiap dana yang ditransfer timnya tidak langsung ke rekening Pengprov, melainkan ke rekening pribadiSalah satu contoh yang diberikan Hengki adalah ketika Persikapro diharuskan membayar uang pendaftaran Rp 5 juta untuk babak 8 besar klub Divisi III pada 2008, padahal dalam putaran pertama disepakati tidak ada pendaftaran.
    
"Anehnya uang itu minta ditransfer ke rekening pribadi melalui bank BCA Cabang Bangil atas nama Abdul BasitItu sebabnya menurut saya sumber malapetaka PSSI itu ya Pengrpov Jatim yang dipimpin Haruna Sumitro," tegasnyaKepada media Hengky juga menunjukkan bukti-bukti lain pembayaran "ilegal;"  timnya kepada Pengprov(ali/aj/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Barca v Deportivo : Ayo Lari Kencang


Redaktur : Auri Jaya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler