Nyai dan Ning di Jabar Kagum dengan Pola Siti Atikoh Mengasuh Alam Ganjar

Jumat, 06 Oktober 2023 – 23:03 WIB
Istri Ganjar Pranowo, Siti Atikoh bersama para nyai dan ning di Jawa Barat. Dok: source for JPNN.

jpnn.com, KOTA BANDUNG - Pola pengasuhan Siti Atikoh Supriyanti kepada anaknya, Muhammad Zinedine Alam Ganjar dikagumi para nyai dan ning di Jawa Barat.

Istri bacapres 2024 Ganjar Pranowo itu dinilai berhasil mendidik Alam menjadi anak yang pandai menjaga akhlaknya.

BACA JUGA: Hendrawan Supratikno Ungkap Alasan Gen Z Pilih Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Nyai Kun Habibah selaku pengasuh Ponpes Mambaus Solihin, Ciamis menyampaikan kekagumannya terhadap anak semata wayang pasangan Atikoh dan Ganjar, yang akrab disapa Alam itu.

“Kemarin itu saya lihat videonya, Ibu melarang sopir membuka pintu untuk anaknya. Itu inspiratif sekali. Patut dicontoh bagi kami para nyai,” kata Nyai Habibah dalam siaran persnya, Jumat (6/10).

BACA JUGA: Said Aqil Beri Ganjar Wejangan, Isinya Meneduhkan

Senada disampaikan para nyai lainnya. Mereka menilai, pola asuh Atikoh terhadap Alam dinilai tak biasa. Apalagi bagi keluarga yang menjadi tokoh publik di mana kemewahan bisa dengan mudah didapat.

“Bisa disampaikan Bu Nyai Atikoh, tips dan triknya. Khususnya bagi kami para nyai dan ning agar anak kami bisa menjadi seperti Mas Alam yang tumbuh dengan baik,” kata Nyai Habibah diamini para nyai lainnya.

BACA JUGA: Diskusi SIM, Arsjad Rasyid Sebut Ganjar Memiliki Personalitas Pemimpin Negara

Senada juga dikatakan Nyai Ela Kholilah dari PP Al Falah 2, Cicalengka, Bandung. Menurutnya, Atikoh tidak silap pada jabatan dan menunjukan kepatutan sebagai sosok yang sederhana serta apa adanya.

“Tadi banyak ibu nyai yang mengagumi putranya, ingin tahu bagaimana cara mendidik sehingga menjadi seperti yang hari ini kami lihat, pintar dan akhlaknya sangat dijaga,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Siti Atikoh menjelaskan soal larangan dibukakan pintu dan dibawakan barang pribadi adalah agar Alam lebih menghormati orang tua. Atikoh mengaku tak nyaman jika Alam harus diperlakukan istimewa oleh orang yang lebih tua.

“Jadi, biar dia menghormati. Dan saya minta agar para driver itu ya memperlakukan Alam seperti anak sendiri,” tutur Atikoh.

Selain itu, para nyai juga menyampaikan kekaguman terhadap sosok Atikoh dan Ganjar yang begitu dekat dengan masyarakat.

“Ibu sangat baik, punya visi misi baik ke depan dan cocok menjadi ibu negara. Tauladan bagi semua kalangan, bukan hanya ibu-ibu saja tetapi semua. Sosoknya sangat gembira, kesederhanaannya, Alhamdulillah itu sangat menyentuh sekali. Saya sebagai perempuan terasanya terutama di kalangan pesantren, beliau lebih baik daripada kami," kata Nyai Neneng Nur Laila, pengasuh PP Cipasung, Tasikmalaya.

Di momen itu, para nyai dan ning juga berdiskusi soal isu pendidikan. Sebab, para nyai dan ning melihat kepemimpinan Ganjar yang sangat peduli terhadap pendidikan. Mereka berharap ke depan pesantren dan sekolah-sekolah keagamaan lebih diperhatikan lagi.

Selain Nyai Neneng, Nyai Kun Habibah dan Nyai Ela, hadir pula Nyai Lilik Taqiudin dari PP Al Basriyan Parung-Bogor. Nyai Imas Hamidah dari PP Miftakhul Khoirot-Karawang, Nyai Vivi Maria dari PP Al-Fauziah-Cimahi, Nyai Ning Madina Ruhiyat dari PP Cipasung, Nyai Anitasari dari Muslimat-Bogor.

Kemudian Nyai Siti Bani Nurjanah dari PP Al Mujahidin-Tasikmalaya, Nyai Vera Amelia dari PP Idharul Huda-Tasikmalaya, Nyai Ning Asjiah diwakili dari PP Salafiyah as Salam-Tasikmalaya, Nyai Kholiliyah Amaliyah dari PP Riyadatul Jannah, Cikarang Utara-Bekasi dan masih banyak lagi. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PDIP: Gen Z Telah Melihat Rekam Jejak Ganjar Pranowo


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler