Nyeri Haid, Waspada Mungkin Itu Tanda Endometriosis

Jumat, 26 April 2019 – 12:42 WIB
Ilustrasi kram menstruasi. Foto: Allodokter

jpnn.com - KAUM wanita jangan sepelekan nyeri saat datang bulan atau menstruasi. Sebab, bisa jadi, nyeri itu merupakan gejala penyakit endometriosis.

Saat itu kondisi jaringan yang membentuk lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim.

BACA JUGA: Makan Es Krim Saat Haid Picu Kanker Serviks?

"Endometriosis bukanlah penyakit yang mematikan. Tapi, bisa mengganggu kualitas hidup," kata dokter spesialis obstetri ginekologi (obgin) RSUD dr Soetomo dr Relly Yanuari Primariawan SpOG KFER.

BACA JUGA : Makan Es Krim Saat Haid Picu Kanker Serviks?

BACA JUGA: 5 Cara Mencegah Sakit Kepala Saat Sedang Haid

Dia menjelaskan, endometriosis dapat menjadi gangguan bagi perempuan yang produktif bekerja.

Selain itu, mengganggu kesuburan. Dari waktu ke waktu, penderita penyakit tersebut meningkat. Terutama perempuan-perempuan produktif.

BACA JUGA: Atasi Kram saat Menstruasi dengan 7 Makanan Sehat Ini

BACA JUGA : 5 Cara Mencegah Sakit Kepala Saat Sedang Haid

Sebanyak 60-70 persen pasien endometriosis mengeluh nyeri saat haid dan di luar haid. "Selain itu, bisa terjadi nyeri saat hubungan seksual, kencing, dan buang air besar. Itu jarang terjadi," papar dia.

Menurut Relly, banyak yang menyepelekan nyeri haid pada remaja. Mereka beranggapan nyeri akan hilang ketika sudah menikah atau memiliki anak.

"Anggapan itu bisa benar dan salah," ucapnya.

BACA JUGA : Pusing Saat Haid? Ketahui Penyebabnya

Sering penderita tidak langsung datang ke dokter bila sakit. Kebanyakan menahannya karena percaya bahwa itu hal sepele. Celakanya, lanjut Relly, nyeri tersebut ternyata disebabkan penyakit endometriosis.

Biasanya, nyeri saat haid disertai nyeri di luar haid dan pegal di punggung. Jika dibiarkan berlarut-larut, penyembuhannya butuh usaha yang lebih besar.

Jika tidak diobati dengan baik, endometriosis semakin parah. "Pengobatan endometriosis berbeda pada masing-masing penderita. Bergantung kondisi penyakit dan kondisi pengidapnya," ucap Relly.

Apabila penyakit tersebut diderita pada usia muda, terapi obat cukup. Bila terjadi pada perempuan dewasa dan hendak memiliki momongan, dibantu dengan bayi tabung. (ika/c11/roz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ladies, ini 5 Kiat Olahraga Saat Menstruasi


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler