Oalah, Gubernur Anies Baru Berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 setelah Umumkan Rencana PSBB

Sabtu, 12 September 2020 – 17:47 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Akmal Taher mengungkapkan bahwa pihaknya tak diajak bicara soal rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat lagi mulai Senin depan (14/9).

Menurut Akmal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI baru berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 beberapa saat setelah Anies mengumumkan rencana penerapan PSBB ketat, Rabu (9/8). 

BACA JUGA: Covid-19 Makin Tak Terkendali, Anies Kembali Terapkan PSBB Seperti Awal Pandemi

"Sesudah itu (pengumuman) ada (koordinasi, red), tetapi  sebelum itu belum," kata Akmal dalam sebuah diskusi daring yang diselenggarakan satu stasiun radio di Jakarta, Sabtu (12/9).

Akmal menambahkan, beberapa saat setelah Anies mengumumkan rencana penerapan PSBB ketat, Satgas Covid-19 memperoleh pemberitahuan dari Pemprov DKI.

BACA JUGA: Kritisi Rencana Anies soal PSBB, Masinton PDIP Pakai Istilah Zombi dan NATO

"Segera setelah itu, tidak sampai jam-jaman," sambung Akmal.

Menurut Akmal, pemberitahuan itu langsung kepada Kepala Satgas Covid-19 Letjen Doni Monardo.

BACA JUGA: Anies Baswedan Perketat PSBB, Bima Arya: Saya Tangkap, Ada yang Belum Selesai

"Tidak ke saya, tetapi langsung ke kepala. Setahu saya seperti itu," kata Akmal.

Namun, Akmal mengharapkan hal serupa tidak terjadi lagi. "Barangkali ke depannya yang seperti ini kalau bisa dihindari akan jauh lebih bagus," ujarnya.

Akmal menambahkan, Satgas Covid-19 menggelar rapat dengan para menteri pada hari ini untuk membahas persoalan PSBB DKI Jakarta.

"Tingkat menteri, menko, dan sebagainya dengan Satgas," tuturnya.(boy/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler