Obat Umum Ini Bisa Membantu Mengobati Demensia

Minggu, 27 Januari 2019 – 23:33 WIB
Terserang penyakit dimensia. ILUSTRASI. Foto: Pixabay.com

jpnn.com - Merawat orang yang dicintai dengan demensia atau hilangnya ingatan seseorang membutuhkan penanganan yang serius. Demikian bisa dalam memberikan obat juga memerlukan perhatian dan penanganan khusus.

Hilangnya ingatan yang cepat dan mengakibatkan ketidakberdayaan bisa membuat orang yang dicintai merasa seolah-olah mereka hidup dengan hantu orang yang pernah mereka kenal.

BACA JUGA: Ini 4 Pantangan untuk Penderita Asam Urat

Tetapi mungkin ada harapan mengenai hal ini. Sebuah obat umum bisa memperlambat perkembangan salah satu jenis demensia yang paling umum, yakni penyakit Alzheimer.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa secara internasional, 47 juta orang hidup dengan demensia.

BACA JUGA: Benarkah Teh Ampuh untuk Melawan Demensia?

Pada tahun 2030, angka itu diperkirakan akan melonjak menjadi 75 juta dan bahkan lebih mengejutkan lagi, angka itu bisa meningkat tiga kali lipat pada tahun 2050.

Para peneliti di University of Waterloo di Ontario, Canada, menemukan bahwa serotonin reuptake inhibitor (SSRI) - khususnya, fluoxetine (Prozac) dan paroxetine (Paxil) bisa memperlambat penumpukan plak beta-amiloid pada neuron, satu ciri khas Alzheimer.

BACA JUGA: Tinggal Dekat Jalan Raya Berisiko Demensia Lho

Karena banyak pasien Alzheimer telah mengonsumsi obat SSRI untuk masalah kesehatan mental seperti depresi, para peneliti ingin melihat apakah SSRI yang bertindak sebagai obat yang bisa meningkatkan suasana hati bisa membantu melindungi otak.

"Temuan ini memberikan harapan untuk pasien Alzheimer yang telah diresepkan SSRI," kata penulis studi, profesor Praveen Nekkar Rao, seperti dilansir laman MSN, Rabu (23/1).

"Struktur kimia SSRI menyajikan jenis cetak biru untuk bagaimana mengembangkan obat yang akan mencegah agregasi beta-amyloid," pungkas Rao.

Sementara para peneliti perlu melakukan lebih banyak pekerjaan untuk mengkonfirmasi temuan ini, hasil penelitian ini membuat komunitas medis merasa optimis tentang pengembangan perawatan demensia di masa depan.(fny/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Demensia   obat  

Terpopuler