Ogah Pusing, Jokowi: Saya Serahkan ke Mas Gibran

Minggu, 28 Juli 2019 – 21:14 WIB
Presiden Joko Widodo dan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka. Foto: M Fathra Nazrul/JPNN.Com

jpnn.com, SUKOHARJO - Presiden Joko Widodo alias Jokowi tak ambil pusing dengan hasil survei yang menempatkan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka sebagai kandidat kuat calon wali kota Solo.

“Ada survei begitu saja kok pada bingung, heboh. Kalau saya, saya serahkan ke anaknya, ke Mas Gibran,” kata Jokowi di Kabupaten Sukoharjo, Minggu (28/7).

BACA JUGA: PDIP Bakal Jembatani Warga di Lumbung Suara Prabowo dengan Presiden Jokowi

Kepala Negara menegaskan bahwa tugasnya sebagai orang tua adalah memberikan dukungan atas apa pun yang hendak dijalankan sang anak. Jokowi hanya berpesan agar anak-anaknya mandiri dan bertanggung jawab.

“Saya paksa kalau enggak mau gimana? Itu demokratis. Silakan, yang paling penting di setiap jabatan apa pun, di setiap karier apa pun, tanggung jawab. Kemandirian dan tanggung jawab. Itu saja kalau saya,” ucap mantan wali kota Solo itu.

BACA JUGA: Adik Bu Mega Ingin Prabowo Bawa Gerindra sebagai Oposan

BACA JUGA: Gibran dan Kaesang Masuk Bursa Calon Wali Kota Solo, Arief Poyuono Puji Jokowi

Saat ditanya pendapatnya tentang tren kemunculan politisi-politisi berusia muda. Jokowi mengatakan bahwa memang sudah selayaknya bagi para pemuda untuk ambil peran. Sebab, teknologi dan tantangan yang dihadapi negara dewasa ini membutuhkan respons yang cepat.

BACA JUGA: Gibran dan Kaesang Masuk Bursa Calon Wali Kota Solo, Arief Poyuono Puji Jokowi

“Sekarang ini harusnya memang anak-anak muda yang pegang peran. Ya karena dunia yang berubah sangat cepatnya, ketidakpastian yang selalu mengintai kita, ketidakterdugaan yang selalu muncul itu tidak kita hitung. Yang bisa merespons cepat itu ya anak-anak muda,” tandasnya.

Gibran sendiri dalam kesempatan yang sama berterima kasih atas pandangan positif yang diberikan masyarakat Surakarta melalui survei tersebut. Dia juga mengamini apa yang telah disampaikan Jokowi.

“Di keluarga saya Bapak dan Ibu itu tidak pernah memaksakan harus jadi ini, harus jadi itu, harus jadi pengusaha, atau harus jadi apa. Di keluarga kita itu cukup demokratis, enggak ada pemaksaan,” ungkapnya.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kata Politikus PDIP Ini, Pak BG Cocok Banget jadi Menko Polhukam


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler