Oknum Polisi Aniaya Mak-Mak Secara Sadis, AKBP Moh Roni: Kami Beri Efek Jera

Minggu, 18 September 2022 – 15:25 WIB
Tampak oknum polisi mengenakan baju hitam memukul emak-emak di Pinrang. Foto: Tangkapan layar video WAG

jpnn.com, MAKASSAR - Kasus penganiayaan yang dilakukan oknum polisi berinisial Aipda S terhadap seorang perempuan berinisial KS mendadak viral di berbagai sosial media.

Tampak dalam video tersebut, Aipda melayangkan pukulan ke arah muka KS.

BACA JUGA: Mantan Kades Ini Ditangkap Polisi Lagi, Padahal Bebas dari Penjara

Kini Aipda S sudah diamankan Propam Polres Pinrang seusai dilakukan pemeriksaan mendalam.

Kapolres Pinrang AKBP Moh. Roni Mustafa menegaskan pihaknya akan memberikan efek jera kepada yang bersangkutan.

BACA JUGA: Defiyan dan Irma Suryani Tepis Klaim Demokrat, Jokowi Dinilai Lebih Masif Bangun Infrastruktur

"Kami berikan efek jera dengan menahan oknum polisi tersebut," kata AKBP Roni Mustafa kepada JPNN.com, Minggu (18/9).

AKBP Roni Mustafa mengakui korban dan oknum polisi sudah sepakat berdamai. Mereka sudah menandatangani surat perdamaian.

BACA JUGA: Aipda S Ditahan Propam, Perbuatannya Sungguh Memalukan, Bikin Bergeleng

"Ini korban dan oknum polisi memiliki hubungan keluarga. Mereka sudah damai, tetapi kami tetap menahan yang bersangkutan," tambahnya.

Mengenai status oknum polisi, AKBP Roni Mustafa belum mau berkomentar banyak. Dia hanya menegaskan akan ada efek jera untuk oknum polisi.

"Mengenai status kami kembangkan. Nanti akan ada perkembangan kami informasi," bebernya.

Sekadar diketahui, oknum polisi melakukan tindakan tersebut lantaran kecewa dengan KS.

Aipda S kecewa dengan emak-emak itu karena menyetor hasil empang ikan sangat sedikit.

"Ini kesalahpahaman antara oknum polisi dan korban. Aipda kecewa setoran hasil panen ikannya sedikit. Sementara oknum polisi dapat informasi dari pihak lain kalau hasilnya banyak," cetusnya.

BACA JUGA: Mantan Kades Ini Ditangkap Polisi Lagi, Padahal Bebas dari Penjara

Hingga saat ini, aksi bejat oknum polisi itu jadi pembahasan di berbagai sosmed. Netizen banyak mengecam tindakan anggota Polri tersebut. (mcr29/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : M. Srahlin Rifaid

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler