Ombak Besar, Wisata Pantai Ditutup

Kamis, 15 Maret 2012 – 11:49 WIB

MENGANTISIPASI adanya korban, Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan  ariwisata (Disporabudpar), mengeluarkan larangan pada pengunjung Objek Wisata Pantai Alam Indah (OW PAI) Kota Tegal berenang. Langkah tersebut diambil menyusul ombak besar di Laut Jawa, yang terjadi akhir-akhir ini.

Menurut Kepala Disporabudpar, Ir HM Wahyudi MM, selain dipasang papan larangan berenang, pihaknya memberikan informasi larangan berenang melalui media pengeras suara. Langkah itu ditempuh, mengantisipasi terjadinya kecelakaan. Sebab saat ini musim baratan mulai berlangsung, sehingga ombak besar kerap terjadi. "Kami mengimbau para pengunjung sementara waktu tidak berenang, atau bermain di laut. Karena ombak besar sangat berbahaya."

Lebih lanjut dia mengungkapkan, sebagai bentuk antisipasi maka pihaknya menutup tiga anjungan, yang kini kondisinya rusak parah. Tujuannya supaya pengunjung tidak naik ke situ. Sehingga tidak ada musibah. Bahkan pihaknya minta pengunjung taat aturan atau larangan. Apalagi nekad menerobos anjungan yang ditutup. "Kami menyiagakan sejumlah petugas, demi keamanan pengunjung serta secara rutin melakukan imbauanpengujung," tutur Wahyudi.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua Komisi I DPRD, A Satori SE mendukung langkah Disporabudpar, yang melarang pengunjung PAI berenang. Sebab kondisi ombak laut saat ini cukup tinggi. Sehingga membahayakan kalau ada orang berenang. "Demi keamanan dan kenyamanan, imbauan dan larangan pengelola PAI supaya ditaati."

Sekadar diketahui, sesuai pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Wilayah II Stasiun Meteorologi Tegal, adanya daerah tekanan rendah di Laut Arafuru, membentuk pumpunan angin memanjang dari Selat Karimata, Laut Jawa hingga Laut Banda.

Kondisi tersebut menyebabkan timbulnya awan hujan, yang berpotensi terjadi di Sumatera bagian utara, Jawa bagian utara, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian tengah dan selatan, Sulawesi bagian utara dan selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat serta Papua.

Menurut petugas Stasiun Meteorologi Tegal, Laylya Isnaini, untuk kondisi cuaca di Pantura umumnya berawan-hujan dengan intensitas ringan-sedang disertai kilat atau petir dan angin kencang pada sore maupun malam hari. Angin bertiup dari arah barat-barat laut dengan kecepatan 5 - 35 km/jam. Adapun tinggi gelombang di Laut Jawa 1,5 -  3,5 meter.

"Adanya awan gelap (cumulonimbus, red) di lokasi itu, dapat menimbulkan angin kencang dan menambahkan tinggi gelombang. Karena itu, perlu diwaspadai kondisi gelombang bagi perahu nelayan, tongkang, dan ferry," katanya. (hun)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Anak Dijanjikan PNS, Kades Tertipu Puluhan Juta


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler