Omicron Masuk Tunisia, Gus Mis Pastikan Lindungi Ratusan WNI

Senin, 17 Januari 2022 – 20:29 WIB
Duta Besar RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi meninjau kondisi para pelajar di negara paling utara Afrika itu. Dokpri Gus Mis

jpnn.com, JAKARTA - Duta Besar RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi memastikan kondisi kesehatan WNI di wilayahnya dalam keadaan sehat pasca-mewabahnya varian Omicron di sana.

Pria yang beken disapa dengan panggilan Gus Mis, itu juga memberikan sembako dan obat-obatan kepada WNI, khususnya pelajar di negara paling utara Afrika itu.

BACA JUGA: Omicron Lebih Berbahaya Ketimbang Delta Meski Gejalanya Ringan

Selain itu, Gus Mis juga memerintahkan KBRI Tunisia untuk menyediakan obat-obatan dan membagikannya kepada WNI yang sakit.

Hal itu dikoordinasi langsung oleh Persatuan Pelajar Indonesia Tunisia.

BACA JUGA: Luhut Umumkan Prediksi Puncak Omicron, Opsi Terakhir Ini Siap Dijalankan

"Saya setiap hari memonitor kondisi kesehatan WNI dan akan mengambil langkah-kangkah  yang semestinya untuk memberikan perlindungan," ucapnya kepada JPNN.com, Senin (17/1).

Menurut politikus PDIP itu, varian Omicron di Tunisia hingga awal Januari sudah mencapai 33 kasus.

BACA JUGA: Kasus Hadfana Firdaus di Semeru, Chandra Berpendapat soal Sesajen

Pemerintah Tunisia sejauh ini telah menerapkan jam malam dari pukul 22.00-05.00 waktu setempat untuk membatasi aktivitas publik, sehingga penyebaran Omicron dapat diantisipasi dengan baik.

"Secara umum, pemerintah Tunisia mampu mengatasi ketersebaran Omicron," ujar Gus Mis

Cendekiawan muda Nahdlatul Ulama, itu juga mengungkapkan WNI di Tunisia berjumlah 203 orang.

Sebanyak 150 di antara WNI itu adalah mahasiswa di Universitas Zaytunah dan Universitas Kairouan. Sebagian besar WNI sudah mendapatkan vaksinasi dua kali.

"Hanya tersisa 26 anak WNI yang belum divaksin karena mereka dalam usia di bawah 12 tahun sesuai kebijakan pemerintah Tunisia. Sebagian WNI sudah bergiliran untuk mendapatkan vaksin booster," tuturnya.

Jebolan Fakultas Ushuluddin, Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, itu memastikan bakal ke Yerusalem guna memantau kondisi WNI di lapangan, yang secara umum berada di Kawasan Ma'qil Za'im, Tunis, dan Kairouan.

BACA JUGA: 1 Pengeroyok yang Menewaskan Seorang Anggota TNI Ditangkap Polisi, Siapa Dia?

"Alhamdulillah, secara umum WNI dalam keadaan sehat," kata Gus Mis. (tan/fat/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler