Omzet Pedagang Turun 40 Persen Gara-Gara Isu Telur Palsu

Rabu, 21 Maret 2018 – 17:23 WIB
Pedagang telur ayam

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Satgas Pangan Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, isu telur palsu membuat omzet pedagang turun drastis.

“Rata-rata penurunan omzet 30 hingga 40 persen," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (21/3).

BACA JUGA: Kasatgas Pangan Bantah Telur Palsu Beredar di Pasar

Jenderal bintang dua itu menambahkan, sejumlah asosiasi pengusaha telur mengeluhkan menurunnya minat konsumen membeli telur.

Salah satunya terjadi di Pasar Induk, Jakarta. Menurut Setyo, konsumen bertanya tentang keaslian telur.

BACA JUGA: Sepertinya Ada Oknum di BRI Terlibat Penilapan Dana Nasabah

Setyo memastikan telur palsu tidak ada di pasar. Pasalnya, teknologi untuk membuat telur palsu ini terlalu mahal.

Dia khawatir masyarakat akan mendapat dampak negatif jika isu telur palsu itu terus berkembang.

BACA JUGA: Heboh Telur Aneh, Hasil Uji Laboratorium, Oh Ternyata

“Kalau ini diterima terus kemudian orang tua ragu ragu-ragu beli telur peternak akan hancur. Kedua, berdampak ke tenaga kerja. Kalau berdampak ke tenaga kerja berpengaruh ekonomi. Namun, yang berbahaya asupan gizi anak anak kita," ujar dia. (mg1/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polda Kaltara Difokuskan Jaga Perbatasan dan Cegah Terorisme


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler