One Championship: Stefer Rahardian Siap Tekuk Jagoan Kamboja

Rabu, 13 September 2017 – 14:11 WIB
Stefer Rahardian. Foto: Istimewa for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Stefer Rahardian bertekad menekuk menghadapi petarung asal Kamboja Sim Bunsrun dalam laga kelas terbang tiga ronde dalam gelaran tambahan One: Total Victory di Jakarta Convention Center, 16 September.

Berbekal rekor 6-0, pemenang turnamen kelas terbang one pada 2016 itu percaya diri bisa meraih kemenangan.

BACA JUGA: Sunoto Berhasil Tumbangkan Petarung Asal Kamboja

“Saya sangat bersemangat untuk kembali bertarung di ajang seni bela diri terkemuka di Asia ini. Saya sangat menantikan pertarungan ini karena ini merupakan kesempatan saya untuk meningkatkan rangking di divisi kelas terbang One Championship," ujar Rahardian.

Dia mengaku harus fokus pada kemenangan di pertarungan itu.

Namun, dia menyadari misi itu tak akan mudah. Sebab, Bunsrun bertekad mempertahankan kemenangannya di dalam ring One Championship setelah memenangi pertarungan promosi keduanya saat melawan Liu Peng Shuai asal Tiongkok, Desember lalu.

“Saya selalu berkata pada diri saya sendiri untuk terus meningkatkan kemampuan setiap hari. Saya percaya bahwa olah raga profesional selalu berkembang dan standarnya akan meningkat setiap saat," ujar dia.

Setelah delapan tahun berlatih dan berkompetisi, Rahardian telah siap untuk melangkah ke jenjang karier selanjutnya.

“Fakta bahwa saya dapat melihat diri saya sendiri semakin baik setiap harinya menjadi inspirasi bagi diri saya sendiri. Saya siap untuk menunjukkan kepada dunia bahwa saya memiliki banyak hal untuk ditawarkan, tutupnya.

Sementara itu, Adrian Matheis ingin membuktikan dirinya di One Championship

Matheis direncanakan bertemu dengan pendatang baru yang tengah dipromosikan, Phat Soda dari Kamboja dalam laga tambahan One: Total Victory.

Berkeinginan untuk menghapus rangkaian kekalahan sebelumnya, Matheis berlatih keras di bawah arahan mantan petarung kelas Welter One Championship Zuli The Shark Silawanto di Tigershark Fighting Academy untuk menghadapi laga kelas strawweight tiga ronde melawan Soda.

“Saya ingin penonton menyaksikan Adrian sesungguhnya kembali setelah tiga kekalahan, ujarnya. Saya akan menghibur mereka. Saya ingin menunjukkan kepada penonton siapa sebenarnya Papua Badboy! Pelatih telah mempersiapkan saya sangat baik untuk pertarungan ini," kata Matheis.

Juara turnamen kelas strawweight ONE Indonesia itu semakin percaya diri karena akan tampil di depan pendukung negaranya sendiri.

Di sisi lain, musuhnya akan menjalani debut di laga profesionalnya.

Matheis berencana melakukan pendekatan berbeda saat bertemu dengan Soda.

Dia ingin menghindari pertarungan di atas matras dan bertahan dengan tinju.

Hal ini dia pertimbangkan mengingat kemampuan Jiu-Jitsu yang  dimillikinya dapat menjadi keuntungan.

“Saya ingin mengetahui seberapa bagus permainan atas saya kali ini. Saya ingin perubahan. Pertarungan di atas matras sangat melelahkan, Anda membutuhkan lebih banyak tenaga," terangnya.

Di sisi lain, setelah memastikan kemenangan ronde pertama melawan petarung Kamboja Chan Heng Januari lalu, Sunoto kembali menginginkan kemenangan selanjutnya di ajang One Championship.

Sunoto kembali bertemu dengan petarung Kamboja lainnya, Thai Rithy dalam laga tambahan ONE: Total Victory.

“Penggemar dapat melihat kemampuan saya yang lebih baik. Saya berkembang lebih baik dalam setiap pertarungan. Pertarungan terakhir memberikan saya banyak hal. Sehingga pertarungan kali ini adalah saat saya menguji kemampuan baru saya dan menunjukkannya di rumah kedua di Jakarta," terang Sunoto. (jos/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler