Operasi Damai Cartenz, Ribuan Anggota Polri dan 101 TNI Dikerahkan

Kamis, 20 Januari 2022 – 08:41 WIB
Ilustrasi, aparat gabungan TNI-Polri melakukan pengejaran KKB di Papua. Foto: ANTARA News Papua/Satgas Humas Ops Nemangkawi

jpnn.com, JAKARTA - Polri secara resmi menggelar Operasi Damai Cartenz di lima titik wilayah Papua menggantikan Operasi Nemangkawi yang berakhir bulan ini.

Kelima wilayah itu antar lain Kabupaten Pegunungan Bintang, Yahukimo, Nduga, Intan Jaya, dan Kabupaten Puncak Ilaga.

BACA JUGA: Polri Putuskan Ganti Nama Operasi Penindakan KKB Menjadi Damai Cartenz

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan dalam operasi ini ada sebanyak 1.824 personel Polri dan 101 personel TNI dikerahkan.

Jenderal bintang dua ini pun meminta seluruh anggotanya menahan diri saat berhadapan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

BACA JUGA: Detik-Detik Kejadian Tragis yang Dialami Pelajar SMK

“Dalam merespons ini (KKB, red) selalu terjadi kontak tembak ini lebih banyak sisi negatif. Karena KKB memanfaatkan momen menjatuhkan pemerintah,” ujar Matihus dalam siaran persnya, Kamis (20/1).

Menurut dia, saat ini aparat gabungan TNI-Polri dalam Satgas Nemangkawi masih diberlakukan sampai 25 Januari mendatang.

BACA JUGA: Detik-detik KKB Tiba-tiba Menyerang saat Cuaca Berkabut, Bharatu Bachtiar Ditembak

Mathius mengatakan operasi tersebut juga sudah mengedepankan pendekatan persuasif.

“Kami lihat operasi terakhir mengurangi korban masyarakat yang dampaknya ke kegiatan itu, sehingga korban menurun termasuk masyarakat,” ujar Mathius.

Pria yang juga ditunjuk sebagai Kepala Operasi Damai Cartenz 2022 itu berharap makin banyak anggota KKB yang dapat diedukasi menyerahkan diri.

Dengan begitu, Papua dapat kembali ke lingkungan masyarakat secara normal.

Sebelumnya, Polri mengganti nama Operasi Nemangkawi di Papua.

Operasi yang ditujukan khusus untuk merespons KKB di Papua itu berganti nama menjadi Operasi Damai Cartenz 2022. (cuy/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler