Optimis Tembus 2 Juta Ton Gabah

Jumat, 01 Februari 2013 – 09:46 WIB
ACEH--Pemerintah Provinsi Aceh, melalui Dinas Pertanian mengaku optimis produksi gabah bisa mencapai  2 juta ton di 2013. Rasa optimis ini karena melihat angka pencapaian gabah tahun 2012 berjumlah 1,79 juta ton dari 1,9 juta ton yang ditargetkan.

“Kita yakin bisa memenuhi target produksi gabah 2 juta ton pada tahun 2013, dalam rangka mewujutkan program ketahanan pangan Nasional,” kata Kepala Dinas Pertanian Aceh, Razali Adami, Kamis (31/1) di Banda Aceh.

Sebagai salah satu daerah lumbung pangan Nasional, sebut Razali, tahun 2013 Pemerintah Aceh menaikkan target pencapaian menjadi 2 juta ton dari 1,9 ton pada tahun 2012 lalu. Menurut Razali, target sebesar itu  tidak sulit untuk diwujutkan mengingat Provinsi Aceh memiliki areal persawahan yang luas.

“Optimistis ini juga didukung oleh luasnya area pertanian yang tersebar di 23 Kabupaten/Kota di Aceh,” sebut Razali.

Razali menyebutkan, untuk merealisasi target itu pihaknya telah menetapkan sasaran tanam seluas 437.693 hektar yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota dan sasaran produkvitas atau kemampuan berproduksi perhektarnya sebanyak 4,8 ton.

Selain itu, Dinas Pertanian juga telah membuat beberapa strategi baru dalam merealisasikan target 2 juta ton gabah. Strategi tersebut diantaranya mengoptimalkan lahan tidur (Sleeping Land), peningkatan indeks tanam serta percepatan masa tanam.

“Selama ini target yang ditetapkan belum sepenuhnya tercapai karena masih banyak lahan tidur yang tidak difungsikan oleh masyarakat. Selain itu, juga karena pola tanam yang tidak teratur,” terang Razali.

Razali yakin, jika semua lahan tidur itu dimanfaatkan oleh masyarakat atau petani di Aceh, maka target yang telah ditentukan sebanyak 2 juta ton akan terealisasi di akhir Desember nanti.

“Selama ini hanya lahan persawahaan yang dekat dengan irigasi saja yang menanami padi. Tahun ini kita akan mengoptimalkan lahan tidur dan hal itu menjadi target utama kita,” pungkasnya.(mag-43)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemegang Saham Dirugikan, Konglomerat Diperkarakan

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler