Ortu Tersangka Penghina Jokowi di Facebook Datangi Istana Negara

Sabtu, 01 November 2014 – 15:19 WIB
Syafrudin dan Mursidah, orang tua Muhammad Arsyad, seorang tukang tusuk sate yang menjadi tersangka kasus penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo dan penyebaran gambar porno melalui Facebook. Foto: Natalia Fatima/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Pasangan suami istri orang tua Muhammad Arsyad, Mursidah dan Syafrudin mendatangi kompleks Istana Negara di Jakarta Pusat, Sabtu (1/11). Maksud kedatangan orang tua tersanga kasus penyebaran gambar porno melalui Facebook itu adalah untuk menemui Presiden Joko Widodo.

Keduanya terlihat berpakaian sederhana. Syafrudin berkemeja batik terang lengan panjang, celana panjang hitam, plus sepatu cokelat dan kopiah.

BACA JUGA: Sarankan Jokowi Batalkan Rencana Pembentukan Kastaf Kepresidenan

Sedangkan Mursidah juga mengenakan batik warna merah tua, jilbab berwarna merah muda, celana jeans biru dan sandal warna cokelat. Keduanya terus berpegangan tangan dan tampak takut-takut saat mendaftarkan diri di buku tamu yang dijaga oleh Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) Istana.

Suami istri ini ditemani sejumlah pengacara antara lain Irfan Fahmi, Abdul Aziz. Selain itu juga beberapa warga yang mengantar, di antaranya Fahrur Rohman, Aan Nazarudin dan Pilian Hotasoit.

BACA JUGA: DPR Tandingan Disebut Bentuk Perpecahan KIH dengan Jokowi

Mursidah sendiri lebih banyak menunduk ketika melihat banyaknya sorotan kamera media massa. "Kami masih nunggu dulu, minta izin untuk ketemu presiden," kata Irfan.(flo/jpnn)

BACA JUGA: Disebut DPR Ambekan, KIH Tegaskan tak Main-main

BACA ARTIKEL LAINNYA... Berprestasi, Djan Faridz Dipastikan Terpilih di Muktamar PPP Versi SDA


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler