OSO: Orang Minang Tidak Ada Bikin Keributan

Minggu, 30 Juli 2017 – 12:52 WIB
Ketua Umum Gebu Minang Oesman Sapta meresmikan pemberian nama Rumah Gadang Minangkabau Jawa Timur. Foto: Boy/JPNN

jpnn.com, SURABAYA - Ketua Umum Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang) Oesman Sapta Datok Bandaro Sutan Nan Kayo meresmikan nama Rumah Gadang Gebu Minang Jawa Timur, di Jalan Gayung Kebonsari, Ketintang, Gayungan, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (30/7).

Peresmian nama Rumah Gadang Gebu Minang dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Saipullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, Ketua Gebu Minang Jatim Sumarzen Marzuki, Ketua Yayasan Gebu Minang Jatim, dan sejumlah tamu dan undangan lainnya.

BACA JUGA: ATVSI Sampaikan Keresahan Soal RUU Penyiaran ke DPD RI

Dalam sambutannya, Gus Ipul bangga menjadi bagian dari keluarga besar Minang di Jatim.

"Saya sendiri merasa bagian keluarga minang di Jawa Timur. Tentu ini kebahagiaan buat saya yang luar biasa," kata Gus Ipul.

BACA JUGA: Ketua DPD Gelar Halal Bihalal dengan Masyarakat Kalbar di Jakarta

Gus Ipul mengatakan, Pemerintah Provinsi Jatim pasti pasti akan bantu warga Minang jika ada yang bermasalah.

"Tapi delapan tahun saya jadi wakil gubernur tidak ada satu pun warga Minang bermasalah," bangga Gus Ipul.

BACA JUGA: Begini Kritik Oso untuk Gerakan Moral SBY-Prabowo, Pedas!

Oesman Sapta mengatakan, momen ini merupakan hari kebangkitan orang Minang. Salah satu contohnya adalah Jawa Timur.

"Orang Minang di seluruh Indonesia merantau ke berbagai penjuru dunia. Tidak ada orang Minang sampai bikin keributan," kata Wakil Ketua MPR itu.

Oesman mengatakan, orang Minang sangat pandai menyesuaikan diri di mana pun mereka merantau. Orang Minang pandai menyanjung orang.

"Tapi hati-hati orang Minang itu cerdas," kata dia.

Ketua Umum Partai Hanura ini mengingatkan negara Indonesia dibangun empat orang. Satu orang Jawa dan tiga Minang.

"Itu awalnya pembangun RI sehingga kita berada di sini. Sekarang terbalik, tiga Jawa satu minang.

Buktinya, hampir seluruh partai di republik ini yang satu-satunya ketua partai orang Minang hanya satu ini, Hanura," kata Oso.

Ketua DPD ini mengatakan, Gebu Minang berisi orang-orang cerdas tapi tidak pernah menekan orang.

Hal ini dikarenakan mereka menggunakan hati nuraninya dalam menyentuh setiap orang.

Lebih lanjut Oso mengingatkan saat ini adalah masa di mana harus lebih banyak bekerja bukan sekadar banyak orang.

"Kita jangan terlalu banyak ngomong. Kita harus banyak kerja," katanya.

Dia mengatakan, salah satu contoh pemimpin yang banyak bekerja adalah Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, Jokowi merupakan orang Jawa tapi dalam melakukan pembangunan tidak pernah dia hanya memperhatikan satu wilayah tertentu.

Jokowi membangun infrastruktur seluruh Indonesia. "Dia bangun Papua, Kalimantan, perbatasan-perbatasan. Ingat bensin di Papua dulu Rp 80 ribu, sekarang sama dengan Jawa Timur," ujarnya.

Oso pun mengajak semua orang Minang sama-sama untuk membangun Minangkabau.

"Kita harus banyak berbuat di daerah. Daerah kita Minangkabau tertinggal. Ayo kita sama-sama membangun," tuntas Oso. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Oesman Sapta: Jaga Persatuan Dalam Membangun Indonesia


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler