Pacar Menikah dengan Pria Lain, Sakit Hati Parah Banget

Kamis, 06 Desember 2018 – 06:05 WIB
Bunuh diri gara-gara pacar menikah dengan pria lain. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, PALANGKARAYA - Pemuda inisial GT yang bekerja sebagai tukang ojek online di Palangka Raya, diduga nekat mengakhiri hidupnya, Selasa (4/12).

Pemuda 17 tahun itu ditemukan tewas, usai kecelakaan tunggal Honda Beat hitam KH 2872 YG, di Jalan Tjilik Riwut Km 1,5 Palangka Raya. Rekan kerjanya, Saipul, melihatnya telah terkapar di pinggir jalan.

BACA JUGA: Bunuh Diri di Bali, Profesor WN Kanada Lompat ke Kali

“Pas saya lewat, tiba-tiba lihat ada orang ramai, mas. Setelah didekati, ternyata teman saya. Dia menabrak jembatan yang ada di Jalan Tjilik Riwut Km 1,5. Kemudian langsung pingsan dan kejang-kejang, serta mengeluarkan carian putih di mulutnya,” ucap Saipul kepada petugas dan awak media di Ruang Kamboja RSUD dr Doris Sylvanus, Selasa (4/12).

Ia menambahkan, usai kejadian itu, korban masih bernyawa. Setelah dibawa ke rumah sakit, barulah GT meninggal dunia.

BACA JUGA: Ditolak Tunangan 2 Kali, Pemuda Galau ini Panjat Tower 50 M

Kecelakaan tunggal tersebut sempat ditangani Satlantas Polres Palangka Raya. Korban dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis. Namun, nyawa GT tak tertolong. Setelah memeriksa ponsel korban, ditemukan isi curhatan GT dengan teman akrabnya.

Kapolsek Pahandut AKP Sony Risky Anugrah melalui Kanitreskrim Ipda Rahis mengatakan, meninggalnya GT diduga kuat adanya indikasi bunuh diri. Sebab, ditemukan bukti-bukti di dalam ponsel korban. Ada chatting korban dengan temannya, yang mengatakan bahwa dirinya ingin mengakhiri hidup dengan meminum carian putih yang diduga racun.

BACA JUGA: Pemuda yang Loncat dari Apartemen Itu Akan Wisuda Besok

“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Mereka ingin jenazah korban dipulangkan untuk dimakamkan tiga hari lagi,” tegasnya.

Ia menambahkan, sebelum meninggal, GT sempat menuliskan di history WhatsApp yang berbunyi ‘Beristirahat Untuk Terakhir Kalinya’.

“Meninggalnya korban karena adanya sakit hati ditinggal nikah pacarnya. Sehingga GT nekat mengakhiri hidupnya dengan meminum cairan putih itu,” duganya.

Teman akrab korban, Yoji mengatakan, GT sempat bercerita dengannya terkait keputusan pacarnya yang ingin menikah dengan pria lain. Hal tersebut membuat hati GT sangat hancur. Ia pun jadi semakin murung.

”Beberapa hari belakangan ini dia sering ke tempat pacarnya di Jalan Mendawai,” ucapnya.

Sementara itu, dokter forensik dr Ricka Brillianty Zaluchu membenarkan, bahwa kematian GT bukan karena kecelakaan yang dialaminya. Saat dilakukan visum luar, yang bersangkutan tidak mengalami luka yang serius pada sekujur tubuhnya.

“Meninggalnya korban diduga karena meminum cairan putih, yang sempat diobrolkan oleh korban dengan temannya melalui chatting WhatsApp. Tapi hal ini tidak dapat dipastikan, karena tidak sempat dilakukan autopsi,” tegasnya.

Yakob Da Costa, ayah kandung korban memilih tidak melakukan autopsi terhadap jenazah anaknya. Ia ikhlas atas kematian anaknya, dengan membuat surat pernyataan bermaterai dan ditandatangani. Berjanji tidak menuntut kepada siapa pun atas kepergian putra kandungnya. (idu/ce/abe)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemuda Tewas, Terjun dari Lantai 9 Apartemen Surabaya


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler