Pak Ganjar Mencarikan Dana Bantuan untuk Dua Bayi Kembar Siam

Rabu, 15 September 2021 – 23:00 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo mengunjungi bayi kembar siam di RS. Foto: IG @ganjarpranowo

jpnn.com, SEMARANG - Bayi kembar siam bernama Arka dan Arya asal Kaliwungu, Kabupaten Semarang,  Jateng kini sudah dalam pantauan tim medis dari RSUD dr Moewardi Solo.

Sebelumnya, kondisi keduanya sempat viral dan dilaporkan ke akun Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Twitter.

BACA JUGA: Operasi Langka Pemisahan Kepala Bayi Kembar Berhasil Dilakukan

Laporan via akun @EllaZefa di Twitter itu pun direspons oleh Ganjar. Saat itu, Ganjar langsung berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng dan memberitahu jika bayi tersebut telah diurus.

Pada Senin (13/9) siang, usai melepas Presiden Joko Widodo di Lanud Adi Soemarmo kembali ke Jakarta, Ganjar langsung meluncur dengan kendaraan dinasnya menuju ke RSUD dr Moewardi untuk tilik (jenguk) bayi.

BACA JUGA: Sidak di Sekolah, Ganjar: Ayo Jangan Pegang-Pegangan

Setibanya di rumah sakit, Ganjar langsung menuju ke ruang perawatan di lantai dua RS Moewardi. Kedua orang tua bayi kembar siam pun menyambut Ganjar didampingi dokter anak RSUD dr Moewardi.

“Kondisinya bagaimana sekarang? Usianya berarti berapa?” tanya Ganjar pada Slamet Riyanto dan Tri Mulyani, orang tua bayi kembar siam.

BACA JUGA: Ganjar: Tidak Disiplin, Ini Bahaya

“Stabil Pak, (usianya) baru 20 hari,” ucap Tri.

Ganjar kemudian bertanya kepada Tri, kondisi kesehatan bayi saat dalam kandungan. Ganjar bertanya, apakah Tri rajin melakukan pemeriksaan kehamilan.

“Periksa terus Pak, di USG kelihatan. Tapi kelihatan kembarnya saja,” kata Slamet mewakili istrinya.

Slamet dan Tri merupakan pasangan yang sehari-hari bekerja sebagai buruh. Slamet berprofesi sebagai buruh bangunan dan Tri sebagai buruh garmen.

“Ini bagaimana bu prosesnya? Moewardi sudah punya pengalaman to mengurus bayi kembar siam begini?,” tanya Ganjar pada dokter.

“Kami menunggu dua bulan lagi Pak, menunggu agak besar sedikit lalu kita lakukan pemeriksaan CT Angiografi. Untuk melihat organ dalamnya,” kata dr Dwi Hidayah, kepada Ganjar.

Dalam kesempatan itu pun, Ganjar memberikan semangat kepada Slamet dan Tri Mulyani. Kepada mereka, Ganjar meminta agar tidak khawatir dan selalu menjaga kesehatan terutama pada si jabang bayi.

“Mudah-mudahan lancar semuanya nggih,” tutur Ganjar sembari pamit.

Ditemui usai mengunjungi bayi, Ganjar meminta kedua orang tua bayi Arka dan Arya untuk sabar. Ganjar memastikan tim medis sudah menyiapkan penanganannya. Soal pembiayaan pun, kata Ganjar, pihaknya telah mencarikan skemanya.

“Kami punya pengalaman abcd soal medisnya, nanti soal skema pembiayaannya begini-begini. Jadi artinya insyaallah kami carikan. Dugaan saya juga akan banyak warga Jawa Tengah akan membantu,” ujar Ganjar.

Di sisi lain, Ganjar juga mengingatkan kepada masyarakat Jawa Tengah khususnya ibu hamil untuk menyadari pentingnya memeriksakan kehamilan.

“Tadi saya tanya ibunya sih sebenarnya kontrol sudah rutin. Jadi konsep pelaksanaan Nginceng Wong Meteng (Program 5ng) ini udah diinceng (diintip) terus wetengnya (perutnya), tapi nggak kelihatan. Tahunya kembar, tetapi tidak pakai siam,” ujar Ganjar.

Meski kasus seperti ini tak selalu diketahui sejak awal, tetapi penanganannya bisa diantisipasi jika pemeriksaan dilakukan rutin. Ganjar berharap penanganan pada bayi Arka dan Arya akan lancar.

“Ini menjadi pelajaran kenapa periksa itu penting. kenapa periksa rutin itu penting. Alhamdulillah kalau deteksinya dari awal ya mudah-mudahan nanti aman lah. Moewardi juga punya pengalaman memisahkan bayi kembar siam, setengah tahun yang lalu dan itu Alhamdulillah sampai hari ini lancar sukses,” pungkasnya. (flo/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler