Pak Ganjar Minta Aturan Sekolah Lebih Fleksibel soal Pemakaian Seragam

Selasa, 06 April 2021 – 14:35 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo saat sidak di sekolah uji coba PTM. Foto: IG @ganjarpranowo

jpnn.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta sekolah lebih fleksibel dalam uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Dia ingin sekolah lebih fleksibel dalam menjaga keamanan para siswa dan guru selama proses uji coba PTM.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Saldo di Rekening Anda Hilang? Jokowi Langsung Keluarkan Perintah Khusus

Hal itu disampaikannya usai sidak Ujicoba PTM di MAN 1 Kota Semarang, Selasa (6/4).

Ganjar sebelumnya berdialog dengan siswa kelas X yang sudah berada di sekolah. Ganjar bertanya, apakah para siswa langsung mencuci baju seragamnya setiba di rumah.

BACA JUGA: Sidak ke Sekolah, Pak Ganjar Sempat Diadang Satpam

“Nggak pak, karena dua hari pakai seragam yang ini. Jadi pulang, ganti baju lalu mandi. Seragamnya dijemur,” tutur salah seorang siswa.

Mendengar itu, Ganjar pun meminta agar para siswa mencuci bajunya setelah pulang dari sekolah.

BACA JUGA: Pak Ganjar Minta Menkes Prioritaskan Vaksin untuk Guru

Jika takut tidak kering, Ganjar menyarankan agar baju yang selesai digunakan pada hari itu langsung disetrika.

“Ini supaya bersih semuanya. Kalau bisa dicuci lebih baik. Jadi pastikan selalu bersih,” kata Ganjar.

Selain itu, Ganjar menyarankan kepada pihak sekolah agar sekolah tidak mengharuskan siswa dan guru memakai seragam yang sama selama dua hari tanpa dicuci setelah selesai pemakaian.

“Enggak apa-apa enggak pakai seragam tetapi bajunya dicuci demi keamanan. Sehari ganti tiap hari ganti, sarungan yo rakpopo. sing penting ilmune. karena kondisinya darurat,” tutur Ganjar.

Ganjar juga mengingatkan, agar para siswa tidak saling meminjam barang baik kepada teman atau pun guru. Pertukaran barang dikhawatirkan bisa berpotensi penularan virus.

“Kemarin waktu saya di Ungaran itu ada guru minta dipotretin sama siswanya, handphone-nya dikasihkan, wah itu bahaya. Maka siswa, biasakan untuk membawa alat keperluan pribadinya sendiri. Bukannya pelit tapi ini menjaga. Oke ya?,” ucap Ganjar yang disetujui oleh siswa dan guru.

Dari hasil pantauannya, Ganjar menilai pelaksanaan uji coba PTM di dua sekolah yang dikunjunginya berjalan dengan baik. Dia berharap, standar ketat protokol kesehatan tersebut terus dijaga.

“Insyaallah ini berjalan dengan baik. Saya terima kasih ini contoh di MAN 1 ada satgasnya, 10 (orang) satgas ini yang diharapkan monitor terus, keliling terus, elik-elik terus, ngelingke koncone, muride dan sebagainya,” tegas Ganjar. (flo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler