Pak Ganjar Minta Semua Takbiran di Rumah dan Masjid

Rabu, 12 Mei 2021 – 22:13 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo usai memeriksa Pos Penyekatan Kudus-Pati di depan Pabrik Dua Kelinci, Pati. Foto: IG @ganjarpranowo

jpnn.com, PATI - Jalur Pantura Semarang-Pati terpantau lengang hingga Kamis (12/5) siang. Melihat kondisi itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepada petugas jaga di setiap pos penyekatan untuk mewaspadai mobilitas masyarakat pada sore hingga malam hari.

Hal itu disampaikan Ganjar usai memeriksa Pos Penyekatan Kudus-Pati di depan Pabrik Dua Kelinci, Pati, Kamis (12/5).

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Kubu Rizieq Berterima Kasih pada Jokowi, Novel Baswedan Bilang Begini, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat

"Saya sampaikan terima kasih sekali lagi kepada masyarakat yang sudah tertib. Kemungkinan nanti menjelang buka puasa masyarakat akan berkeliling karena ini buka puasa terakhir, nanti juga pasti akan dilanjutkan, mungkin orang akan belanja, orang akan jalan, mungkin takbiran," katanya.

Terkait malam takbiran, Ganjar mengimbau kepada masyarakat agar melakukan takbiran di rumah, musala, dan masjid saja. Tidak perlu melakukan takbiran keliling.

BACA JUGA: Pak Ganjar Menjenguk Guru yang Dua Kali Positif Covid-19, Tertular di Klaster Tarawih

"Maka saya nitip kalau ada takbiran masuk ke jalan langsung suruh pulang. Kalau perlu takbiran di masjid terus semua tetangga ikut bersahutan. Kalau itu bisa di rumah semuanya maka akan baik dan ini perlu dijaga," katanya.

Selain mengatur mobilitas kendaraan dari luar kota dan pengamanan pada malam takbiran, petugas di pos penyekatan juga diminta untuk terus mengedukasi masyarakat terkait protokol kesehatan.

BACA JUGA: Ganjar Minta Semua Rumah Sakit Bersiap-Siap Buka Ruang ICU

Pantauan juga dilakukan di pos pengamanan dan penyekatan Semarang-Demak, tepatnya di sisi Timur simpang Genuk.

Suasana di pos tersebut juga lengang. Meski demikian petugas yang standby 24 jam diminta waspada mengingat berdasarkan data asumsi dari titik-titik terminal sampai minggu lalu ada sekitar 600 ribuan yang masuk ke Jateng. Dari jumlah itu ada sekitar 28 orang yang dites dan positif Covid-19.

Sementara itu pengamanan di tiap pos akan terus dilakukan sampai nanti setelah lebaran. Mengingat hari kedua lebaran diikuti dengan akhir pekan.

Pengamanan akan ditambah oleh petugas dari Satpol PP dan Dinas Pariwisata untuk pengamanan di tempat wisata.

"Kami juga minta nanti untuk menjaga tempat wisata. Kemungkinan lebaran hari kedua itu kan Jumat terus dilanjutkan Sabtu dan Minggu. Ini agak krusial. Kemudian Senin itu ada puncaknya karena kemarin ada yang berhasil masuk akan pulang. Ini kita jaga lagi di sini," kata Ganjar. (flo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler