Pak Jokowi, Ini Ada Pujian dari Misbakhun soal FCTC

Jumat, 17 Juni 2016 – 05:25 WIB
Anggota Baleg DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, M Misbakhun. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com - JAKARTA - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Mukhamad Misbakhun memuji langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menolak meratifikasi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC). Menurutnya, Jokowi telah bertindak berani demi kepentingan nasional.

"Saya sejalan dengan sikap presiden Jokowi. Sepanjang undang-undang di Indonesia belum ada yang mengatur tentang perlindungan terhadap petani tembakau dan Industri hasil tembakau, maka sudah pantas dan selayaknya FCTC ditolak di NKRI," kata Misbakhun dalam rilisnya ke media, Kamis (16/6).

BACA JUGA: Jokowi Calonkan Tito Jadi Kapolri, Ini Komentar Anak SBY

Politikus Golkar itu menjelaskan, Baleg DPR sedang menginisiasi RUU Pertembakauan. Tujuannya adalah untuk melindungi kepentingan petani tembakau Indonesia.

Wakil rakyat yang baru saja masuk lagi ke Komisi XI DPR bidang keuangan dan pajak itu menegaskan, Indonesia tidak boleh tunduk pada kepentingan asing yang memaksa dengan berbagai cara. Menurutnya, industri rokok di Indonesia telah berkontribusi besar dalam menciptakan lapangan kerja bagi jutaan masyarakat di tanah air. Industri rokok juga menyumbang pemasukan bagi negara melalui cukai.  

BACA JUGA: Bu Susi Ngotot Beli Pesawat, Anggaran KKP di DPR Terancam

Karenanya, katanya, pemerintah harus jeli dalam melihat setiap desakan asing karena bisa saja sebagai perang dagang untuk mematikan industri nasional. Sebab, industri rokok Indonesia mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri sehingga produsen rokok asing sulit bersaing.

"Selama beberapa waktu terakhir, perang dagang telah terjadi terhadap industri nasional potensial lainnya, seperti kelapa sawit serta pulp dan kertas. Indonesia adalah negara berdaulat. Pemerintah harus tegas dalam melindungi kepentingan nasional," katanya.

BACA JUGA: Kakak Saipul Jamil Bantah Suap Hakim, Katanya..

Menurutnya, Indonesia memiliki kepentingan lebih besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya di tengah melambatnya perekonomian dunia. Jadi, sudah seharusnya pemerintah dan seluruh pihak mendukung sektor-sektor unggulan untuk menopang perekonomian nasional.

"Sebagai negara yang dikaruniai keanekaragaman hayati dan wilayah yang luas, sudah seharusnya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan dalam negeri," ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Timur II yang meliputi Pasuruan dan Probolinggo itu.

Misbakhun mengakui adanya dampak rokok bagi kesehatan. Namun, katanya, hal itu tidak serta-merta menjadi alasan bagi pemerintah untuk mematikan industri rokok.

Misbakhun pun mendorong pemerintah membuat kebijakan yang tepat soal industri rokok. Apalagi  pemerintah telah menetapkan sejumlah aturan tersebut.

Di antaranya, peraturan yang melarang merokok di tempat dan fasilitas umum, menaikkan cukai secara bertahap, serta gencar mensosialisasikan bahaya rokok bagi kesehatan. "Upaya-upaya tersebut sudah baik, tinggal dibarengi penerapan yang konsisten dan tegas," ujar Misbakhun.(jpg/ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ical: Tito Jadi Kapolri karena Ini


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler