Pak Pejabat Khawatir Para Tukang Pijat Sakit

Senin, 22 Februari 2016 – 10:28 WIB
Layanan pijat untuk peserta rembuknas di Pusdiklat Kemendikbud, Ciputat Bojongsari, Sawangan, Depok, Minggu (21/2). Foto: Mesya Muhammad/JPNN

jpnn.com - DEPOK--Panitia rembuknas‎ Pendidikan dan Kebudayaan 2016 memberikan layanan plus kepada peserta yang berasal dari seluruh daerah. Selama tiga hari mulai 21-23 Februari, para peserta diberikan service pijat refleksi.

"Dalam rembuknas kali ini, kami siapkan pijat refleksi. Kami sudah mengundang para tukang pijat profesional untuk melayani para peserta Rembuknas," kata Sekjen Dikbud Didik Suhardi di hadapan peserta rembuknas di Pusdiklat Kemendikbud, Ciputat Bojongsari, Sawangan, Depok, Minggu (21/2).

BACA JUGA: TNI AL Jadi Duta Indonesia di Singapore Air Show, Bakal Pamer...

Dengan layanan pijat refleksi ini, lanjutnya, peserta diharapkan lebih bersemangat untuk membahas masalah pendidikan dan kebudayaan. 

"Kami berharap peserta bisa enjoy, ketika lelah tukang pijat siap melayani. Mudah-mudahan, hingga rembuknas berlangsung hingga 23 Februari, peserta bisa enjoy dan tetap fit. Saya khawatir, tukang pijatnya yang sakit karena banyaknya peserta ‎yang harus dipijat," tandas Didik yang disambut tawa peserta rembuknas. (esy/jpnn)

BACA JUGA: Ahli Jiwa Yakini Bang Ipul Sudah Punya Kelainan Sejak Lama

 

BACA JUGA: Hadiri Wisuda Sarjana, Menteri Marwan Tebar Optimisme Bangun Desa

BACA ARTIKEL LAINNYA... Politikus PAN Samakan LGBT dengan Komunis


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler