Pakar Sarankan PDIP Pasangkan Ganjar dengan Airlangga Ketimbang Erick

Selasa, 07 Maret 2023 – 19:58 WIB
Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dua nama yang konsisten merajai Musra yang digelar sukarelawan Jokowi. Foto: Dok. Golkar

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai Ganjar Pranowo akan lebih solid berpasangan dengan Airlangga Hartarto ketimbang Erick Thohir.

Peluang pasangan ini memenangkan kontestasi pilpres 2024 lebih terbuka meski harus bersaing dengan nama-nama kuat seperti Prabowo Subianto atau Anies Baswedan.

BACA JUGA: PDIP Berpeluang Gabung KIB, Golkar Pertimbangkan Opsi Menang

"Ganjar-Airlangga lebih solid karena faktor Airlangga sebagai motor KIB. Dan di titik ini, solidititas KIB sebagai koalisi bisa terjaga," ujarnya, Selasa (7/3).

Baskoro mengatakan dari sisi kekuatan politik pasangan itu mewakili dua partai besar yakni PDI-P dan Golkar yang bisa menjamin stabilitas kekuasaan di masa mendatang.

BACA JUGA: Airlangga Ajak Kader Golkar Gotong Royong Bantu Korban Kebakaran Depot Pertamina Plumpang

Golkar memiliki infrastruktur politik yang besar dan terbukti mampu menopang kekuasaan pemerintah dari rezim ke rezim.

"Sehingga jika PDIP dan Golkar berkoalisi, automatis gabungan kekuatan politik keduanya akan mampu memberi efek psikologis politik soal stabilitas dan kelanjutan pemerintahan," tegasnya.

BACA JUGA: Airlangga: Lebih Baik Golkar yang Menyejahterakan Rakyat Daripada yang Lain

Baskoro mengatakan peluang menang pasangan Ganjar-Airlangga terbuka dibanding Ganjar -Erick jika berhadapan dengan capres lain seperti Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Namun, Airlangga harus mampu mengoptimalkan kerja-kerja publik dan politiknya.

Ia menyarankan sejumlah langkah yang harus diambil Golkar dan Airlangga Hartarto dalam meningkatkan elektabilitas dan popularitas.

"Pertama, Airlangga wajib mengorkestrasi kinerja publiknya sebagai Menko Perekonomian dan Ketua Umum Golkar dengan mulai merespon isu-isu publik yang relevan dan menghindari kontroversi," ujarnya.

Kedua, turun ke bawah atau blusukan secara intensif secara terukur dan teratur. Ketiga, Golkar harus rutin merajut titik temu secara atraktif ke semua poros agar nama Airlangga diusung minimal sebagai cawapres. (dil/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler