Paksa Boateng Terus Main

Jumat, 19 September 2014 – 08:30 WIB

jpnn.com - MENAHAN imbang Chelsea 1-1 di Stadion Stamford Bridge pada laga perdana Grup G Liga Champions 2014/15, Kamis (18/9) dinihari WIb bisa dibilang sebuah kejutan bagi Schalke 04.

Der trainer tim tamu, Jens Keller, mengatakan bahwa kesuksesan mencuri poin di London adalah berkat kegigihan pasukannya, terutama di babak kedua.

BACA JUGA: Singo Edan Bentengi Pemain

Ya, rupanya terjadi drama di ruang ganti S04 -singkatan Schalke- di jeda babak laga ini ketika mereka dalam keadaan tertinggal satu gol dari tuan rumah. Permainan yang begitu-begitu saja di babak pertama tampak sama dengan kekalahan 1-4 yang mereka terima dari Borussia Monchengladbach di Bundesliga akhir pekan lalu.

Membalikkan keadaan untuk menang atas Chelsea atau paling tidak dapat hasil imbang pun rasanya jauh dalam perkiraan.   

BACA JUGA: Aji Santoso Tolak Tawaran Persija

Apalagi ketika salah satu gelandang andalan Die Knappen -julukan Schalke-, Kevin Prince Boateng (KPB) meminta dirinya digantikan oleh pemain lain di babak kedua. Namun Jens Keller berkata tidak.

Pelatih berusia 43 tahun itu menyuruh Kevin untuk terus main meski engkelnya sakit. Kondisi ini sepertinya disinyalir akibat Keller tidak punya pelapis yang sepadan.

BACA JUGA: Nunggak Pembayaran Gaji, Malah Dilempar ke PT LI

”Dia (KPB) mendapat hantaman di engkelnya sebelum babak pertama usai. Di ruang ganti dia bilang menderita sakit yang luar biasa di kakinya. Tapi saya memohon kepadanya untuk terus bermain. Karena dengannya, kami mampu tampil lebih baik,” beber Keller paska laga seperti dilansir Bild.

Hasilnya pun oke. Kegigihan KPB menular ke rekan-rekannya. Dalam sebuah skema serangan balik setelah mencuri bola dari Cesc Fabregas, solo run dan umpan jitu Julian Draxler dikonversi jadi gol penyeimbang Die Konigsblauen -julukan lain Schalke- pada menit ke-62 oleh Klaas-Jan Huntelaar. Hingga bubaran, mereka juga bermain lebih baik dan mampu bertahan dari badai serangan Chelsea.       

”Mungkin Chelsea meremehkan kami. Tapi kami telah melakukan seperti apa yang kami terapkan dalam latihan. Kini kami harus lebih konsisten. Saya tentu berharap tidak ada lagi kesalahan dan 1-2 pemain pulih dari cedera. Anda tidak bisa bermain di level ini dengan hanya punya 12-13 pemain reguler. Anda harus punya pilihan lain,” sembur Jens Keller.

”Kami melakukan kerja luar biasa di babak kedua. Kami berjuang dan banyak berlari,” beber The Hunter –julukan Huntelaar. (sbn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Xavi Samai Rekor Legenda


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler