Pamit Beli Jajan ke Warung, RAP Ditemukan Tak Bernyawa di Kolam Bekas Galian Pasir

Minggu, 03 Januari 2021 – 20:50 WIB
Ilustrasi POlice line. Foto: AFP

jpnn.com, TULANGBAWANG - Seorang balita berusia 2 tahun 6 bulan, berinisial RAP, warga Kampung Pendowoasri, Kecamatan Denteteladas, Tulangbawang, Lampung, tewas dengan kondisi mengenaskan, Sabtu (2/1), pukul 16.00 WIB.

Balita yang sehari-hari tinggal bersama neneknya tersebut ditemukan tak bernyawa dalam posisi mengambang di kolam bekas galian pasir.

BACA JUGA: Berita Duka: Bahrum Daido Meninggal akibat Covid-19

Kapolsek Denteteladas AKP Rohmadi mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat korban RAP meminta uang kepada neneknya Sukatmi (55) untuk membeli susu, Sabtu (2/1), pukul 16.00 WIB.

Jarak rumah korban dengan warung sekira 50 meter. Usai membeli jajanan susu, korban pulang. Setelah susunya habis, korban kembali meminta uang Rp 1000 untuk membeli jajanan susu lagi. Neneknya lalu kembali memberikan uang.

BACA JUGA: Hendri Memang Biadab, Anak Kandung Digarap 24 Kali, Modusnya Begini

Setelah itu, Sukatmi ke dapur untuk membalik ikan yang sedang di goreng. Waktu terus berjalan. Korban belum juga kembali.

Nenek korban lalu berusaha, namun tidak kunjung ditemukan. Akhirnya sekira pukul 20.00 WIB, warga melaporkan kejadian hilangnya korban ke Mapolsek Denteteledas.

BACA JUGA: Detik-detik Bocah Tenggelam di Kali Pesanggrahan Jakbar, Langsung Hilang

Setelah mendapatkan laporan tersebut, petugas Polsek bersama warga melakukan pencarian.

Pada Minggu (03/01), sekira pukul 00.05 WIB, akhirnya korban ditemukan di kolam galian pasir yang berjarak 500 meter dari rumah korban.

RAP ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi mengambang di air.

“Pihak keluarga korban menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan kepada petugas,” kata AKP Rohmadi, Minggu (3/1).

BACA JUGA: Sandal Jemaah Masjid Sering Hilang, Ini Pelakunya Terekam CCTV, Lihat Gayanya

Berdasarkan hasil visum oleh petugas medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban dan polisi menduga korban meninggal dunia karena tenggelam. (nal/wdi/radarlampung)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler