Pamit dari Brownis, Ivan Gunawan Menangis

Selasa, 09 Januari 2024 – 08:38 WIB
Ivan Gunawan. Foto: Instagram/ivan_gunawan

jpnn.com, JAKARTA - Presenter Ivan Gunawan menangis saat pamit dari program Brownis Trans TV.

Setelah sekitar 6 tahun mengisi acara tersebut, dia akhirnya memutuskan untuk keluar.

BACA JUGA: Pamit dari Brownis, Ivan Gunawan: Melanjutkan Hidup di Tempat Lain

Momen haru terjadi ketika episode terakhir Ivan Gunawan tampil dalam Brownis pada Senin (8/1).

Dia menyampaikan salam perpisahan, lalu memeluk para rekan kerja sambil menangis.

BACA JUGA: Ivan Gunawan Pamit dari Brownis, Efek Ditegur KPI?

Ivan Gunawan baru saja mengabarkan bahwa dirinya pamit dari program Brownis di Trans TV.

Kabar mengejutkan tersebut diungkapkan melalui akun miliknya di Instagram.

BACA JUGA: Ditegur KPI, Ivan Gunawan Tidak Akan Ubah Penampilannya

Ivan Gunawan menyampaikan terima kasih kepada program Brownis yang telah bertahun-tahun menjadi tempatnya berkarya.

"Thank you @brownis_ttv sudah memberikan tempat buat aku berkarya selama ini," ungkap Ivan Gunawan, Senin (8/1).

Desainer kondang itu juga mengungkapkan terima kasih kepada Ayu Ting Ting, Ruben Onsu, Wendi Cagur.

Adapun Ivan Gunawan dan kawan-kawan merupakan pengisi acara Brownis sejak beberapa tahun terakhir.

"Maaf kalau ada salah selama kita kerja selama ini. Mba @jck_desaratu terima kasih kesempatannya," ucap Igun, sapaannya.

Ivan Gunawan kemudian berpamitan kepada semua tim produksi program Brownis.

Dia meminta maaf karena harus melanjutkan karier di tempat lain.

"Semua team maafin mami harus melanjutkan kehidupan di tempat lain," tambah Ivan Gunawan.

Keputusan Ivan Gunawan keluar dari Brownis diduga ada kaitannya dengan teguran KPI.

Diketahui, KPI memberikan sanksi teguran tertulis kepada program Brownis yang tayang di Trans TV.

KPI menyorot penampilan Ivan Gunawan yang disebut menyerupai perempuan pada 30 Oktober 2023.

Menurut KPI, penampilan Ivan Gunawan itu melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI tahun 2012. (ded/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler