PAN Nilai Foke Angkuh, Arogan dan Kepedean

Senin, 16 Juli 2012 – 16:24 WIB

JAKARTA-Menjadi partai pendukung calon gubernur incumbent pada Pilkada DKI 2012, bukan berarti Partai Amanat Nasional(PAN) tidak bisa mengkritik pasangan calon Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Dari beberapa kritik, citra Fauzi Bowo atau Foke yang terkesan angkuh menjadi perhatian khusus petinggi PAN.

Wakil Ketua Umum PAN, Drajad Wibowo menilai Foke kerap bersikap arogan. Hal ini membuat tokoh-tokoh PAN sulit untuk "menjualnya" pada kalangan akar rumput PAN.

"Yang bersangkutan kepedean, sehingga terkesan arogan. Akibatnya tokoh-tokoh PAN yang punya pengikut banyak di Jakarta enggan menggalang suara untuk Foke. Suara akar rumput dilepas," ujar Drajat kepada wartawan di Jakarta, Senin (16/7).

Selain itu reputasi Foke yang dikenal pemarah, menurut Drajat, menambah buruk citra Gubernur DKI Jakarta itu. Drajat pun mengaku tidak terkejut dengan perolehan suara Foke yang lebih sedikit dari perolehan cagub nomor urut 3, Joko Widodo atau Jokowi.

"Ditambah gestur tubuh dan penampilan yang sering terlihat marah-marah, saya pribadi tidak heran kalau hasilnya seperti kemarin. Hemat saya, Foke sulit menang kalau tetap terkesan arogan dan emosian, serta kurang merakyat," ujar Drajat.

Drajat menambahkan, pimpinan partainya telah dibuat kecewa oleh sikap Foke."Foke memang telah mengecewakan petinggi-petinggi PAN," tegasnya.

Untuk putaran kedua Drajat mengatakan, sampai saat ini para petinggi PAN belum mengarahkan massa akar rumput partai kepada salah satu kandidat yang tersisa. Sementara untuk dukungan resmi, Drajat mengakui peraturan menghalangi PAN untuk mengalihkan dukungan secara resmi. (dil/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... PAN Kaji Fenomena Jokowi demi Pilpres 2014


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler