PANAMA PAPERS: Nama-nama Besar di Sepak Bola Juga Terlibat

Selasa, 05 April 2016 – 07:45 WIB
Vladimir Putin. Foto: AFP

jpnn.com - NAMA Presiden Rusia Vladimir Putin tertulis dalam dokumen Panama Papers. Tapi, bukan sebagai klien. Nama Putin terpampang karena beberapa ajudan dan rekan politiknya adalah klien Mossack Fonseca. 

Dalam satu bagian dari dokumen yang bocor, terungkap bagaimana bank, perusahaan, dan sejumlah orang yang terkait dengan Putin bermanuver secara tertutup untuk memindahkan uang dalam jumlah besar. Putin menggunakan nama beberapa orang dekatnya. 

BACA JUGA: HEBOH! Panama Papers, 2.961 Nama dari Indonesia, Siapa?

Salah satunya Sergei Roldugin, seorang musisi Rumah Musik St Petersburg yang juga orang tua baptis putri pertama Putin. Sahabat dekat lain adalah Yuri Kovalchuk. Dia adalah pemegang saham terbesar Bank Rossiya. Di Moskow, Bank Rossiya terkenal dengan sebutan Dompet Putin. 

Dengan bantuan Mossack Fonseca, sejumlah perusahaan atas nama sahabat-sahabatnya itu, antara lain Sonnette Overseas Inc, Sandalwood Continental Ltd, dan International Media Overseas S.A., terbentuk.

BACA JUGA: Panama Papers! Bakal Lebih Heboh dari Snowden atau WikiLeaks

Kemudian, Mossack Fonseca membantu menyembunyikan ”uang-uang Putin” itu ke perusahaan-perusahaan offshore –yang salah satunya berada di negara surga bebas pajak, British Virgin Islands. Terkait dengan hal tersebut, Kremlin menyatakan bahwa berita miring tentang urusan finansial para pejabat Rusia adalah rekayasa politik belaka. 

Selain Putin, ada nama Perdana Menteri (PM) Islandia Sigmundur Gunnlaugsson. Disebutkan, Gunnlaugsson dan istrinya membeli perusahaan lepas pantai Wintris pada 2007. 

BACA JUGA: Sadis! ISIS Tembak 8 Pemuda Lalu Menyalibnya ke Tiang Listrik

Saat menjadi anggota parlemen pada 2009, dia sama sekali tidak menyebutkan perusahaan itu. Sekitar delapan bulan kemudian dia menjual 50 persen sahamnya atas Wintris kepada sang istri. 

”Saya tidak melanggar peraturan apa pun. Istri saya pun tidak mendapatkan keuntungan secara finansial setelah saya menjual saham bagian saya kepadanya,” ungkap Gunnlaugsson tentang laporan tersebut. Kendati demikian, hal itu tetap membuat popularitasnya turun di mata masyarakat. Bahkan, saat ini dia menghadapi tuntutan untuk mundur. 

Dalam dokumen yang bocor itu, beberapa anggota keluarga petinggi komunis Tiongkok, termasuk Presiden Xi Jinping, juga disebut ikut menggunakan jasa Mossack Fonseca untuk menyembunyikan kekayaan atau harta karun masing-masing. 

Langkah itu dilakukan untuk menghindari pajak. Namun, bisa juga diartikan sebagai cara untuk mencuci uang dan menghindari sanksi lain di dalam negeri.

Setidaknya delapan anggota atau mantan anggota Komite Tetap Politbiro, biro politik paling berpengaruh pada Partai Komunis yang berkuasa, diduga terlibat. 

Di antara mereka, ada saudara ipar Xi, yakni Deng Jiagui. Pada 2009, ketika Xi masih menjadi anggota Komite Tetap Politbiro dan belum menjabat presiden, Deng mendirikan dua perusahaan di Kepulauan Virgin, Inggris.

Selain Putin, Gunnlaugsson, dan Xi Jinping, ada Presiden Syria Bashar Al Assad, mantan PM Pakistan Nawaz Sharif, mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak, dan mendiang pemimpin Libya Muammar Khadafi dalam dokumen tersebut. Anak, saudara kandung, maupun kerabat mereka rata-rata memiliki perusahaan perekayasa pajak di Panama. 

Di luar tokoh politik, Panama Papers juga menyebut keterlibatan beberapa nama besar di sepak bola. Menurut laporan media Spanyol La Sexta dan El Confidencial, bintang Barcelona Lionel Messi dituding menyiapkan jaringan penipuan pajak dengan menggunakan perusahaan Panama, Mega Stars Enterprises, untuk menghindari pembayaran pajak bersama ayahnya. 

Tindakan itu dilakukan satu hari setelah pihak berwenang Spanyol menyatakan bahwa Messi telah melakukan penggelapan pajak sebesar 4,1 juta euro.     

Bukan hanya Messi yang terlibat skandal penggelapan pajak yang telah ditemukan oleh International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) itu. 

Nama-nama besar dalam dunia sepak bola seperti mantan Presiden UEFA Michel Platini dan mantan pemain Real Madrid Ivan Zamorano juga dikatakan tersandung masalah itu. 

Panama Papers juga menyebut keterlibatan Leonardo Ulloa, top scorer Leicester City musim lalu yang berhubungan dengan firma pajak gelap saat bermain di Argentina pada 2008. Mantan fullback Argentina dan Manchester United Gabriel Heinze juga disebut terlibat. (AFP/Reuters/BBC/hep/kim)

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Azerbaijan-Armenia Tetap Panas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler