Panas! Kang Aher Minta Dewan tak Asal Ngomong

Rabu, 14 September 2016 – 23:27 WIB

jpnn.com - BANDUNG- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta DPRD Provinsi Jabar menyebut nama pejabat Pemprov Jabar yang kasak-kusuk untuk mengamankan jabatan terkait adanya perubahan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK). Setelah Gubernur menyerahkan draft perubahan SOTK, saat ini hal tersebut sedang dibahas oleh Panitia Khusus VIII DPRD Provinsi Jabar.

Heryawan meminta pihak-pihak yang mengetahui tidak menutupi pejabat yang kasak-kusuk tersebut. “Bilang yang kasak-kusuk siapa nama pejabatnya? Saha (siapa) bilangin ke saya,” kata Heryawan di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (14/9).

BACA JUGA: Kembangkan Pupuk Organik, BUMN ini Gandeng Pemkot Balikpapan

Heryawan pun mengaku belum menerima laporan terkait adanya pejabat yang kasak-kusuk tersebut. Lebih lanjut, dirinya tidak akan simpati terhadap pejabat yang kasak-kusuk tersebut. “Kalau ketahuan makin kasak-kusuk, saya semakin enggak simpati,” ucapnya.

Oleh karena itu, Heryawan meminta pejabat Pemprov Jabar tidak perlu khawatir akan penempatan posisi.Dirinya mengaku akan objektif dalam menempatkan orang di setiap jabatan. “Jangan khawatir, kerja bagus dipakai terus,” katanya.

BACA JUGA: Kakek Sering Ajak Cucu ke Semak-semak, Ya Ampuuunnnn....

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jabar Hening Widiatmoko mengaku tidak melakukan hal tersebut. Dirinya pun mengaku tidak tahu adanya pejabat eselon II yang bergerilya ke anggota dewan mencari dukungan.

Hening mengaku tidak mempersoalkan adanya perubahan SOTK tersebut. Bagi dia, jabatan apapun siap dijalankan selama diberi kepercayaan. “Saya enggak masalah dapat jabatan lagi atau enggak. Itu kewenangan beliau (Gubernur),” kata Hening di tempat yang sama.Jika dirinya masih diberi kepercayaan, Hening berjanji akan menjalankan tugas dengan baik. (agp/dil/jpnn)

BACA JUGA: Ibu Curiga Lihat CD Anaknya Basah, Ternyata Pelakunya Sang Paman

BACA ARTIKEL LAINNYA... PLN Siap Menyukseskan PON XIX Jawa Barat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler