Panglima TNI: Saya Ulangi, Hindari Bersikap Arogan

TNI dan Polri Siap Mengamankan ASEAN Summit 2023

Sabtu, 06 Mei 2023 – 12:30 WIB
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan pemeriksaan personel dan alutsista untuk ASEAN Summit, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (6/5/2023). ANTARA/Fransiska Mariana Nuka

jpnn.com - LABUAN BAJO - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-42 ASEAN / ASEAN Summit akan digelar di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

TNI mengerahkan 10 ribu personel, dan Polri 2.000-an anggota untuk melakukan pengamanan di selama KTT Ke-42 ASEAN.

BACA JUGA: KM Sinabung Milik PELNI Jadi Akomodasi Gratis Selama KTT ASEAN Berlangsung

TNI dan Polri bahkan telah melakukan apel gelar pasukan untuk pengamanan ASEAN Summit terhitung mulai 7 Mei sampai 13 Mei 2023.

Dalam apel gelar pasukan itu, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pemeriksaan personel dan alat utama sistem senjata yang akan digunakan saat pengamanan KTT ke-42 ASEAN.

BACA JUGA: ASEAN Plus 3 Mewaspadai Kekacauan Perbankan AS dan Eropa

Laksamana Yudo memerintahkan personel mengesampingkan egosektoral dalam menjalankan tugas pengamanan ASEAN Summit.

"Kesampingkan egosektoral dan selalu utamakan kepentingan yang lebih besar, yakni kepentingan bangsa dan negara," kata Yudo Margono dalam Apel Gelar Pasukan Pengamanan KTT Ke-42 ASEAN di Lapangan SMAK Loyola Labuan Bajo, Manggarai Barat, Sabtu (6/5).

BACA JUGA: 550 Delegasi Akan Hadiri KTT Asean Summit 2023 di Labuan Bajo, BPOLBF Ajak Masyarakat Lakukan Ini

Yudo juga memerintahkan para personel untuk mengedepankan sikap humanis, tetapi tetap waspada.

Mantan KSAL itu meminta personel melakukan tindakan tegas dan terukur bila terjadi hal-hal yang berpotensi mengganggu kelancaran jalannya KTT Ke-42 ASEAN.

Selanjutnya, Laksamana Yudo memerintahkan personel mengikuti standar operasional prosedur di satuan tugas masing-masing.

Dia pun memerintahkan para personel menghindari sikap arogan.

"Saya ulangi, hindari bersikap arogan karena hal tersebut akan menyakiti hati rakyat," katanya.

Dia mengingatkan 12.000 personel gabungan TNI dan Polri selalu siap siaga dengan hal-hal terburuk dan memahami rencana kontingensi yang sudah ditentukan.

"Jika terjadi hal yang tidak diinginkan, kalian harus siap skenario, latihan secara detail dan berulang melalui tactical floor game sehingga tiap individu tahu betul apa yang harus dilaksanakan," katanya.

Dalam apel tersebut, Panglima TNI Yudo melakukan pengecekan kurang lebih 30 menit dan berbincang dengan para personel di satuan tugas masing-masing. Panglima berpesan agar personel melaksanakan tugas dan amanah dengan baik dan penuh rasa bertanggung jawab.

"Selamat bertugas," ucapnya tegas memberi dukungan kepada para personel. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler