Papan Bangunan Bebas Asbes, Lebih Hemat Ketimbang Mengecor

Minggu, 07 Juni 2015 – 15:00 WIB
Booth Kalsi yang dipamerkan di Plenary Hall L-B12 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (7/6). Foto Yessy Artada/JPNN.com

jpnn.com - JPNN.com JAKARTA - Kalsi, papan bangunan bebas asbes yang ramah lingkungan kembali dipamerkan dalam acara IndoBuilt Tech 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (7/6). Produk yang sudah menyebar di seluruh Indonesia ini juga telah diekspor ke Asia Tenggara.

Diproduksi dengan teknologi khusus di bawah Etex Group Belgia yang tersebar di seluruh dunia, Kalsi diproduksi dengan bahan baku pilihan melalui proses pengeringan dengan temperatur tertinggi untuk mendapatkan hasil yang stabil dan tahan lama.

BACA JUGA: Tembus Rp 13 Ribu per USD, Ekonomi Indonesia Kondisi Darurat

"Kalsi telah direkomendasikan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) sebagai material bahan bangunan yang sesuai dan dapat diaplikasikan pada bangunan hijau dan telah terdaftar di direktori green listing yang dikeluarkan oleh INIAD Resource Center," ujar Chief Commercial Manager Kalsi, Irwandi Wibisono.

Peraih Top Brand 2015 ini diproduksi dengan menggunakan sumber daya terbarukan dan material daur ulang, dimana PT Eternit Gresik menggunakan mesin crusher untuk menghancurkan sisa material hasil produksi menjadi ukuran yang sesuai dan dapat beradaptasi dengan bahan baku lainnya.

BACA JUGA: Rencana Pembangunan Smelter Freeport Panen Penolakan

"Dampak positifnya, tidak akan ada lagi pembuangan limbah kering untuk produksi Kalsi. Sehingga membantu mengurangi dampak lingkungan dalam proses produksi," jelasnya.

Produk ini menggunakan tekstur kayu jati, meranti dan cedar yang sangat fleksibel karena bisa di lengkung dengan radius tertentu sesuai ketebalan serta tidak mudah pecah ataupun patah. Kalau biasanya butuh waktu berpuluh-puluh hari untuk mengecor bangunan, dengan menggunakan Kalsi bisa lebih menghemat waktu dan biaya.  

BACA JUGA: Ini Nama-nama Pengusaha Muda asal RI Paling Berpengaruh di Asia Tenggara

"Ini jauh lebih hemat waktu, untuk pemasangan ngecor segala macem. Belum bayar tukangnya sudah berapa. Kalau ngecor bisa 30 hari baru selesai, kalau ini nggak sampai tiga hari sudah bisa selesai. Tinggal pasang aja beres, pasti kuat dan tahan lama," kata Irwandi. (chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kredit Melambat, Target Bakal Direvisi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler