Paparan Calon Kapolri Komjen Idham Azis di Komisi III DPR

Rabu, 30 Oktober 2019 – 16:54 WIB
Komjen Idham Azis mengikuti fit and proper test calon kapolri di Ruang Rapat Komisi III DPR, Jakarta, Rabu (30/10). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Idham Azis mengikuti uji kepatutan dan kelayakan sebagai calon Kapolri di Komisi III DPR, Rabu (30/10).

Uji kepatutan dan kelayakan dimulai pukul 14.00. Idham duduk sendiri di kursi paling depan, berhadapan dengan Ketua Komisi III DPR Herman Herry, Wakil Ketua Ahmad Sahroni, Adies Kadir, Desmond J Mahesa dan Mulfachri Harahap, serta anggota dari sembilan fraksi.

BACA JUGA: Simak nih Jawaban Istri Idham Azis saat Ditanya Anggota Komisi III DPR

Idham hadir mengenakan pakaian dinas lengkap. Terlihat tiga bintang di pundak kanan dan kirinya. Setelah rapat dibuka Herman, Idham diberikan kesempatan untuk menyampaikan paparannya.

Idham Azis menegaskan bahwa dirinya tidak mengajukan visi misi sebagai calon kapolri. Bukan tanpa alasan Idham bersikap demikian.

BACA JUGA: Pesan Idham Azis Untuk Istrinya: Dapur, Sumur, Kasur

“Berdasar arah kebijakan pemerintah yang menjadi acuan arah kebijakan Polri, memerhatikan kebijakan Presiden RI pada pelantikan presiden dan wakil presiden di gedung DPR 20 Oktober 2019, dan direktif Presiden RI kepada kabinet Indonesia Maju tanggal 23 Oktober 2019, maka dalam kesempatan ini tidak ada visi misi yang saya ajukan,” tegas Idham Azis.

Mempertimbangkan keberlanjutan dan pencapaian program priotitas Kapolri sebelumnya, serta memerhatikan sisa pengabdiannya yang tersisa 14 bulan, Idham menegaskan, kalau diberikan kepercayaan dan amanat, maka akan melakukan program penguatan Polri yakni promoter (professional, modern, terpercaya) menuju Indonesia maju.

BACA JUGA: Konon Calon Kapolri Idham Azis Punya Keluarga Sakinah Mawadah Warrahmah

Menurut Idham, hal itu diimplementasikan dalam tujuh program prioritas. Yakni, mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, pemantapan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), penguatan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, pemantapan manajemen media, penguatan sinergi polisional, penataan kelembagan, serta penguatan pengawasan.

“Tujuh program penguatan promoter ini akan diimpleemtasikan secara cepat selama 14 bulan ke depan oleh satker Polri,” kata Idham, pria kelahiran Kendari 30 Januari 1963 itu.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu menambahkan, jika ketujuh program prioritas ini dilaksanakan dengan baik maka akan diperoleh output berupa terciptanya keamanan dan ketertiban yang selanjutnya menghasilkan outcome yaitu Indonesia maju.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, dengan tulus dan ikhlas, serta dengan ridha Allah SWT saya berkomitmen memimpin Polri menjadi organisasi Polri yang profesional modern dan terpercaya,” ungkap Idham Azis, alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 itu. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler