Para Lansia Bahagia Bertemu Ganjar: Ojo Ngapusi, Dosa Nek Ngapusi

Senin, 20 April 2020 – 10:31 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengunjungi para lansia di panti jompo. Foto: Instagram

jpnn.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pagi tadi menyempatkan diri mengunjungi sejumlah panti jompo di Kota Semarang saat keliling gowes.

Kedatangan Ganjar ke tempat-tempat tersebut untuk memastikan para lansia yang sangat rentan tertular virus corona itu semuanya dalam kondisi sehat.

BACA JUGA: Pak Ganjar Sudah Teriak dengan Pengeras Suara, Kok Masih Ada Saja yang Ngeyel

Tiga panti jompo dikunjungi Ganjar pagi itu, di antaranya Panti Wreda Rindang Asih II di Bongsari Semarang Barat, Panti Wreda Omega di Manyaran dan Wisma Rela Bhakti di Jl Ronggowarsito Kawasan Kota Lama Semarang.

Dari kunjungan itu, Ganjar senang karena semua lansia yang ada dalam kondisi sehat, serta logistik sehari-hari masih tercukupi.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Nasib Perawat PPPK, Kaesang Minta Maaf, Demo Buruh 30 April

Kedatangan Ganjar yang tidak direncanakan di panti-panti tersebut membuat para penghuni panti terkejut.

Meski begitu, mereka tampak antusias dan bergembira dengan kunjungan itu. Walaupun usia mereka rata-rata di atas 70 tahun, tetapi ingatan terhadap orang nomor satu di Jawa Tengah itu masih melekat. Dengan sopan, mereka langsung menyapa dan menawari Ganjar untuk sarapan.

BACA JUGA: Selamat dari Perang Dunia I dan II, Kini Nenek 106 Tahun itu juga Sembuh dari Covid-19

"Selamat datang Pak Ganjar, monggo ikut sarapan (silakan ikut sarapan)," tutur para penghuni panti Rindang Asih.

Ganjar pun langsung akrab berbincang dengan para lansia tersebut. Canda tawa bergemuruh saat Ganjar melontarkan lelucon yang menghibur.

"Itu giginya pada kemana? kok hilang," candanya.

Kedatangan Ganjar ke panti-panti jompo itu tidak disia-siakan para penghuninya. Beberapa Oma Opa itu memberanikan diri untuk curhat dan mengutarakan permintaanya.

Permintaanya pun aneh-aneh. Ada yang meminta minyak tawon untuk urut, ada juga yang meminta sate ayam lengkap dengan lontongnya. Beberapa juga meminta dikirimi pisang oleh Ganjar.

"Saya minta sate ayam pak. Jangan lupa pakai lontong biar mantap," kata Joni Harso (90) penghuni Panti Wreda Rindang Asih.

Permintaan Joni itu langsung ditanggapi serius Ganjar. Dia berjanji akan mengirimkan sate ayam saat makan siang tiba.

"Nanti saya kirim ya, kenapa sate ayam? Nggak mau sate kambing? Kan lebih enak," kata Ganjar.

"Nggak kuat giginya pak, lagian nanti kepalanya jadi pusing. Lebih enak sate ayam pak, bener lho pak nanti dikirim. Ojo ngapusi, dosa nek ngapusi (jangan bohong, dosa kalau bohong)" timpal Weni Setiawan (91) penghuni panti lainnya.

Ada pula yang menggunakan kesempatan bertemu Ganjar untuk curhat. Berbagai hal diceritakan, mulai pengalaman masa muda hingga masakan yang keasinan. Hal itu sontak membuat suasana jadi ramai

"Saya itu sering ndak cocok kalau sarapan, seringnya keasinan. Enggak tahu itu yang masak siapa, kalau keasinan kan saya bisa kena darah tinggi," kata Titik Indriyanti (87) penghuni Panti Wreda Omega Manyaran.

Ganjar sengaja menjenguk para lansia di panti-panti tersebut untuk memastikan kesehatan mereka. Sebab, para lansia merupakan kelompok rentan dalam penularan COVID-19.

"Tolong titip jaga kesehatan mereka. Oma dan Opa ini sangat rentan tertular wabah COVID-19, usia lanjut itu lebih beresiko terkena," katanya.

Ganjar pun meminta agar kunjungan ke panti-panti jompo dibatasi. Kalau perlu, Ganjar meminta agar kunjungan selama COVID-19 ini ditiadakan.

"Jadi tolong batasi pengunjung, kalau ada keluarga yang datang menjenguk, harus dibatasi. Kalau perlu jangan boleh dijenguk dulu sampai wabah ini berakhir," pungkasnya. (flo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler